Pengaruh Kolesterol pada Hubungan Intim Pria Bisa Terjadi, Ini Penjelasannya
Minggu, 31 Oktober 2021 - 10:30 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Penyebab Kolesterol Tinggi pada Wanita, Ketahui Gejala dan Cara Mengatasinya
Di sisi lain, sebuah penelitian tahun 2009 menemukan bukti yang menunjukkan bahwa obat penurun lipid dapat menyebabkan atau memperburuk DE. Di lebih dari setengah kasus yang teridentifikasi, pria pulih dari DE setelah mereka berhenti minum statin.
Analisis kohort tahun 2015 tidak menemukan hubungan antara statin dan peningkatan risiko DE. DE juga tidak terdaftar sebagai efek samping umum statin. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk makin memahami hubungan antara statin dan DE.
Diet, Kolesterol, dan DE
Makan makanan tinggi kolesterol tidak serta-merta memengaruhi kadar kolesterol darah Anda.
Studi terbaru menunjukkan bahwa makan makanan yang sehat, khususnya diet Mediterania, dapat menyebabkan gejala yang lebih baik.
Pokok dari diet Mediterania meliputi:
- Ikan dan makanan laut lain seperti udang dan tiram.
- Buah-buahan seperti apel, anggur, stroberi, dan alpukat.
- Sayuran seperti tomat, brokoli, bayam, dan bawang merah.
- Biji-bijian utuh seperti barley dan oat.
Di sisi lain, sebuah penelitian tahun 2009 menemukan bukti yang menunjukkan bahwa obat penurun lipid dapat menyebabkan atau memperburuk DE. Di lebih dari setengah kasus yang teridentifikasi, pria pulih dari DE setelah mereka berhenti minum statin.
Analisis kohort tahun 2015 tidak menemukan hubungan antara statin dan peningkatan risiko DE. DE juga tidak terdaftar sebagai efek samping umum statin. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk makin memahami hubungan antara statin dan DE.
Diet, Kolesterol, dan DE
Makan makanan tinggi kolesterol tidak serta-merta memengaruhi kadar kolesterol darah Anda.
Studi terbaru menunjukkan bahwa makan makanan yang sehat, khususnya diet Mediterania, dapat menyebabkan gejala yang lebih baik.
Pokok dari diet Mediterania meliputi:
- Ikan dan makanan laut lain seperti udang dan tiram.
- Buah-buahan seperti apel, anggur, stroberi, dan alpukat.
- Sayuran seperti tomat, brokoli, bayam, dan bawang merah.
- Biji-bijian utuh seperti barley dan oat.
Lihat Juga :