Kasus Covid-19 Berpotensi Meledak Lagi, Pakar Kesehatan Ingatkan Hal Ini
Selasa, 09 November 2021 - 16:37 WIB
loading...
Meski kasus Covid-19 sudah berkurang dan aktivitas sudah dibuka kembali, namun masyarakat tetap tidak boleh lengah untuk menjalankan protokol kesehatan. / Foto: ilustrasi/dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Angka kasus Covid-19 di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Alhasil saat ini masyarakat sudah mulai melakukan aktivitas sehari-harinya secara normal.
Pakar Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda'i menjelaskan, meski kasus sudah berkurang dan aktivitas sudah dibuka kembali, namun masyarakat tetap tidak boleh lengah untuk menjalankan protokol kesehatan .
Melalui akun Instagram pribadinya @dr.fajriaddai, Selasa (9/11/2021), dia mengatakan, pelonggaran aktivitas sosial termasuk pergi ke kantor, sekolah, dan ke beberapa tempat adalah hal yang sangat wajar, ketika kasus sudah berkurang. Oleh sebab itu, di setiap tempat tersebut harus ada protokol yang ketat dan supremasi regulasinya juga harus bagus.
Baca juga: 4 Cara Menurunkan Darah Tinggi di Usia Muda, Segera Ubah Gaya Hidup Tak Sehat
"Kenapa begitu? Karena nanti bisa berpotensi meledak lagi (Covid-19) menjadi gelombang ke 3, 4, 5 dan seterusnya. Apalagi diprediksi Covid-19 ini akan panjang, sehingga adaptasinya harus bagus. Di Singapura seperti itu. Pelonggaran terjadi, kemudian meledak kasusnya karena aksi 'balas dendam' masyarakat," terang dr. Fajri.
Pakar Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda'i menjelaskan, meski kasus sudah berkurang dan aktivitas sudah dibuka kembali, namun masyarakat tetap tidak boleh lengah untuk menjalankan protokol kesehatan .
Melalui akun Instagram pribadinya @dr.fajriaddai, Selasa (9/11/2021), dia mengatakan, pelonggaran aktivitas sosial termasuk pergi ke kantor, sekolah, dan ke beberapa tempat adalah hal yang sangat wajar, ketika kasus sudah berkurang. Oleh sebab itu, di setiap tempat tersebut harus ada protokol yang ketat dan supremasi regulasinya juga harus bagus.
Baca juga: 4 Cara Menurunkan Darah Tinggi di Usia Muda, Segera Ubah Gaya Hidup Tak Sehat
"Kenapa begitu? Karena nanti bisa berpotensi meledak lagi (Covid-19) menjadi gelombang ke 3, 4, 5 dan seterusnya. Apalagi diprediksi Covid-19 ini akan panjang, sehingga adaptasinya harus bagus. Di Singapura seperti itu. Pelonggaran terjadi, kemudian meledak kasusnya karena aksi 'balas dendam' masyarakat," terang dr. Fajri.
Lihat Juga :