Pentingnya Memilih Obat untuk Atasi Batuk dan Pilek di Musim Penghujan
Minggu, 14 November 2021 - 01:17 WIB
loading...
Pada musim penghujan seperti saat ini, batuk dan pilek menjadi ancaman bagi semua orang, baik orang dewasa hingga anak-anak.
A
A
A
JAKARTA - Pada musim penghujan seperti saat ini, batuk dan pilek menjadi ancaman bagi semua orang, baik orang dewasa hingga anak-anak. Salah satu yang paling sering terjadi adalah mengalami sakit batuk berdahak.
Tentunya sangat mengganggu aktivitas apalagi jika kondisi ini dialami oleh anak-anak ataupun orang dewasa dengan aktivitas yang padat. Pasalnya, pada umumnya batuk berdahak juga disertai pilek , demam, dan sakit kepala yang sangat mengganggu.
Agar kondisi tersebut tidak berlarut-larut, memilih obat batuk berdahak dengan kandungan yang tepat dan aman sangat disarankan, terutama apabila dikonsumsi untuk anak-anak dan keluarga.
Baca juga: 3 Penyanyi Jazz Indonesia Terkaya, Nomor 2 Honornya Capai Rp5,3 Miliar
Memilih obat batuk yang tepat juga harus bisa meringankan gejala-gejala yang lainnya seperti, demam, pilek dan sakit kepala.
"Konsumsi obat yang mengombinasikan paracetamol yang bertugas meredakan nyeri, dan ephedrine HCl bekerja untuk melegakan saluran napas," ujar dokter spesialis anak, Dr Shirley, Sp. A. dalam sebuah keterangan pers, Sabtu (13/11/2021).
"Kemudian, guaifenesin berperan membantu mengencerkan dahak dan chlorphenamine maleate sebagai antihistamin (antialergi). Tentu juga harus dipastikan bahwa sudah terdaftar di BPOM agar aman dikonsumsi," lanjutnya.
Tentunya sangat mengganggu aktivitas apalagi jika kondisi ini dialami oleh anak-anak ataupun orang dewasa dengan aktivitas yang padat. Pasalnya, pada umumnya batuk berdahak juga disertai pilek , demam, dan sakit kepala yang sangat mengganggu.
Agar kondisi tersebut tidak berlarut-larut, memilih obat batuk berdahak dengan kandungan yang tepat dan aman sangat disarankan, terutama apabila dikonsumsi untuk anak-anak dan keluarga.
Baca juga: 3 Penyanyi Jazz Indonesia Terkaya, Nomor 2 Honornya Capai Rp5,3 Miliar
Memilih obat batuk yang tepat juga harus bisa meringankan gejala-gejala yang lainnya seperti, demam, pilek dan sakit kepala.
"Konsumsi obat yang mengombinasikan paracetamol yang bertugas meredakan nyeri, dan ephedrine HCl bekerja untuk melegakan saluran napas," ujar dokter spesialis anak, Dr Shirley, Sp. A. dalam sebuah keterangan pers, Sabtu (13/11/2021).
"Kemudian, guaifenesin berperan membantu mengencerkan dahak dan chlorphenamine maleate sebagai antihistamin (antialergi). Tentu juga harus dipastikan bahwa sudah terdaftar di BPOM agar aman dikonsumsi," lanjutnya.
Lihat Juga :