Ini Empat Poin Penting tentang Antimicrobial Resistance

Kamis, 18 November 2021 - 19:01 WIB
loading...
Ini Empat Poin Penting...
Perwakilan WHO di Indonesia, dr. Benyamin Sihombing, MPH, menyebutkan bahwa saat ini kematian akibat Antimicrobial Resistance sebanyak 700 ribu orang/tahun. / Foto: ilustrasi/The Conversation
A A A
JAKARTA - Perwakilan World Health Organization (WHO) di Indonesia, dr. Benyamin Sihombing, MPH, menyebutkan bahwa saat ini kematian akibat Antimicrobial Resistance (AMR) sebanyak 700 ribu orang/tahun. Diprediksi, jumlah kematian ini akan meningkat hingga 10 juta orang per tahunnya pada 2050.

Benyamin menjelaskan, pada 2021 WHO telah mengeluarkan satu laporan hasil dari Global Antimicrobial Resistance and Use Surveillance System (GLASS). Penelitian ini mengambil data dari 2019 dan 2020.

"Data ini diambil secara global dari 70 negara, salah satunya Indonesia di dalamnya. Penelitian ini juga melibatkan lebih dari 3 juta laboratorium di dunia. Hasilnya cukup menarik, dan juga mengejutkan," terang dr. Benyamin dalam media briefing Antimicrobials Awareness Week (WAAW) 2021, yang disiarkan di channel YouTube Kemenkes, Kamis (18/11/2021).

Baca juga: WHO Sebut AMR Berpotensi Jadi Silent Pandemic di Masa Depan, Ini Penjelasannya

Dari penelitian tersebut ditemukan empat poin penting mengenai AMR, antara lain:

1. Tingkat resistensi yang sangat tinggi terjadi pada patogen yang sangat umum yang biasa menyebabkan infeksi saluran kemih (ISK) terhadap obat Kotrimoksazol. Obat ini sebenarnya masuk dalam obat lini pertama.

2. Tingkat resistansi tinggi dari obat Ciprofloxacin terhadap ISK terjadi dan obat ini resistan terhadap kuman E. Coli dan K. Pneumoniae.

3. Ditemukan adanya resistansi pada obat-obat golongan betalaktam dan kuinolon.

4. Terjadi tingkat resistansi yang sangat tinggi dari obat Carbapenem terhadap kuman yang bernama Acinetobacter spp dan Carbapenem thd, K. Pneumoniae.

Baca juga: Terpilih Jadi Bu RT, Luna Maya Blusukan dengan Gaya Merakyat

"Saat ini sedang dilakukan analisa lebih lanjut untuk mengetahui seberapa besar pandemi Covid-19 ini berkontribusi terhadap peningkatan antimikroba dalam penelitian ini," ungkapnya.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspada Virus Hanta,...
Waspada Virus Hanta, Menkes Budi Minta Screening ke WHO, Siapkan Rapid Test dan PCR
WHO Bantah Rumor soal...
WHO Bantah Rumor soal Vaksin Akibatkan Autisme
Majukan Produk Herbal...
Majukan Produk Herbal Berkelas Global, Brand Ternama Indonesia Ini Raih Apresiasi WHO
WHO Apresiasi Inovasi...
WHO Apresiasi Inovasi Herbal Indonesia yang Mampu Tembus Pasar Global
WHO Santai Hadapi Wabah...
WHO Santai Hadapi Wabah HMPV, Sarankan Masyarakat Pakai Masker
Delegasi Muda dari Seluruh...
Delegasi Muda dari Seluruh Dunia Sukses Bahas Isu Global di Asia World MUN IX
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Berita Terkini
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Nonton Gratis hingga...
Nonton Gratis hingga VIP, Ini Beragam Cara Menikmati Microdrama di V+Short
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Liburan Mewah Tanpa...
Liburan Mewah Tanpa Menguras Anggaran: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
Potret Alyssa Daguise...
Potret Alyssa Daguise dan Baby Soleil Jadi Sorotan, Perhiasan yang Dipakai Tembus Rp1,2 Miliar
Pembuktian Irish Bella...
Pembuktian Irish Bella jadi Produser di Film Horor Dosa, Tayang 11 Juni
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved