Kasus Covid-19 Melonjak, Uni Eropa Dukung Penggunaan Darurat Pil Anticovid-19 Merck

Sabtu, 20 November 2021 - 10:00 WIB
loading...
Kasus Covid-19 Melonjak,...
Badan Pengawas Obat Uni Eropa (EMA) mendukung pil anti Covid-19 Merck untuk penggunaan darurat sebelum otorisasi resminya. / Foto: ilustrasi/ist
A A A
DEN HAAG - Badan Pengawas Obat Uni Eropa (EMA) mendukung pil anti Covid-19 Merck untuk penggunaan darurat sebelum otorisasi resminya. Selain itu mereka juga mulai meninjau pengobatan antivirus Pfizer.

Hal tersebut dilakukan ketika kasus penularan Covid-19 mengalami lonjakan di seluruh Eropa.

Seperti dilansir Channel News Asia, Sabtu (20/11/2021), dua pil yang dibuat raksasa farmasi Amerika Serikat itu berpotensi menjadi terobosan dalam perang melawan virus corona baru. Pasalnya, dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua pil itu mampu mengurangi risiko rawat inap bahkan kematian pada pasien berisiko tinggi.

Baca juga: Adipati Dolken Ajak Masyarakat Ramaikan Bioskop dan Nonton Film Indonesia

EMA menyebutkan, meskipun pil Merck belum disetujui, pihaknya telah memberi lampu hijau sehingga masing-masing di 27 negara Uni Eropa dapat memutuskan apakah akan menggunakannya jika terjadi lonjakan infeksi.

"Obat, yang saat ini tidak diizinkan di UE, dapat digunakan untuk mengobati orang dewasa dengan Covid-19 yang tidak memerlukan oksigen tambahan dan yang berisiko lebih tinggi terkena Covid-19 yang parah," tulis EMA dalam sebuah pernyataan.

"EMA mengeluarkan saran ini untuk mendukung otoritas nasional yang dapat memutuskan kemungkinan penggunaan awal obat sebelum izin pemasaran, misalnya dalam pengaturan penggunaan darurat, mengingat meningkatnya tingkat infeksi dan kematian akibat Covid-19 di seluruh UE," lanjutnya.

Namun, menurut laporan, pil Merck tidak boleh diberikan kepada wanita hamil atau wanita yang tidak menggunakan kontrasepsi dan bisa hamil. Hal itu dikarenakan dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan janin.

"Rekomendasi ini diberikan karena penelitian laboratorium pada hewan telah menunjukkan bahwa dosis tinggi (pil Merck) dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan janin," terangnya.

Pil harus diberikan sesegera mungkin setelah gejala Covid-19 mulai muncul, paling lambat dalam waktu lima hari. Kemudian harus diambil selama lima hari.

Baca juga: Adipati Dolken Ungkap Reaksi sang Istri Terkait Adegan Ciuman di Film Akhirat: A Love Story

Pengawas yang berbasis di Amsterdam itu mengatakan pihaknya berharap untuk memutuskan persetujuan resmi untuk pil Merck, yang juga dikenal sebagai molnupiravir, pada akhir tahun ini.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Muncul Lagi, Apa Bedanya dan Bagaimana Pencegahannya?
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Menyebar ke 23 Negara, Ini yang Perlu Diketahui
Jerinx SID Unggah Foto...
Jerinx SID Unggah Foto Pakai Baju Bali Tolak Rapid, Sentil Soal Konspirasi Covid 19 di Epstein Files
Jerinx SID Sebut Dulu...
Jerinx SID Sebut Dulu Omongannya Soal Hubungan Covid-19 dan Epstein Files Dianggap Halu
Ariana Grande Positif...
Ariana Grande Positif Covid Kedua Kalinya di Tengah Promosi Film Wicked: For Good
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Rekomendasi
AI Bisa dalam Beberapa...
AI Bisa dalam Beberapa Bulan Lagi Lumpuhkan Pemerintah di Berbagai Negara
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Berita Terkini
Di Balik Karier Musiknya,...
Di Balik Karier Musiknya, Anneth Delliecia Ternyata Punya Mimpi Jadi Pembalap F1
Diam-diam Jadi Pengusaha,...
Diam-diam Jadi Pengusaha, Anneth Delliecia Ternyata Punya Brand Kuku Sendiri?
Konser I Love RCTI Cimahi...
Konser I Love RCTI Cimahi Siap Guncang Panggung dengan Armada, Trio Macan hingga Shabrina Leanor!
Misi Evelyne Bongkar...
Misi Evelyne Bongkar Kebenaran Dimulai dalam Undercover Ex Girlfriend di V+Short, Simak Sinopsisnya!
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 2: Hancurnya Rumah Tangga Mila, Jaka Terpojok!
Cukup Baca 4 Buku Setahun,...
Cukup Baca 4 Buku Setahun, Risiko Stres dan Depresi Bisa Turun Signifikan
Infografis
Empat Indikator Uni...
Empat Indikator Uni Eropa Bersiap untuk Perang Besar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved