Ini Bahaya Mutasi Baru Covid-19, Yuk Jangan Abai Protokol Kesehatan

Rabu, 01 Desember 2021 - 20:08 WIB
loading...
Ini Bahaya Mutasi Baru...
Mutasi membuat varian Covid-19 lebih cepat menular dapat menambah beban pada rumah sakit dan juga tenaga kesehatan. / Foto: ilustrasi/ist
A A A
JAKARTA - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 sekaligus Duta Perubahan Perilaku, dr. Reisa Broto Asmoro memaparkan tentang bahaya mutasi virus Corona yang saat ini sedang terjadi di dunia.

Menurutnya, mutasi yang membuat varian lebih cepat menular dapat menambah beban pada rumah sakit dan juga tenaga kesehatan.

Kondisi itu juga akan membuat pasien rawat inap menjadi melonjak tinggi. Ruang gawat darurat menjadi penuh dan angka kematian meningkat karena tidak mendapatkan perawatan dengan optimal. Terganggunya sistem kesehatan juga akan mengganggu pasien penyakit lain selain Covid-19.

Baca juga: Ini Awal Mula Munculnya Varian Omicron yang Menghebohkan Dunia

"Maka itulah mencegah dan menekan mutasi wajib dilakukan bersama-sama. Caranya dengan tetap lanjutkan ketaatan melakukan protokol kesehatan serta promosikan vaksinasi Covid-19," terang dr. Reisa dalam siaran pers PPKM yang ditayangkan kanal YouTube Sekertariat Presiden, Rabu (1/12/2021).

Selain itu, para ahli percaya telah mengidentifikasi banyak mutasi pada varian baru ini terutama pada bagian dari virus yang memasuki manusia yang disebut dengan spike protein.

Para ilmuwan pun mengatakan, mutasi serupa juga ditemukan pada varian lain seperti Delta yang membuat penularan menjadi semakin cepat.

Saat ini varian Delta yang kali pertama didokumentasikan di India pada 2020 adalah jenis yang paling dominan. Lebih dari 90 persen data sekuens genetik virus global diidentifikasi sebagai varian Delta. Di situs data sekuens GISAID sudah lebih dari 5,6 juta genom sekuens yang sudah masuk sampai hari ini.

Selain Omicron, WHO juga telah mengidentifikasi varian yang wajib diperhatikan lainnya seperti Alpha, Beta, Gamma, dan Delta serta delapan varian yang telah diteliti terus termasuk Varian of Interest (VOI) sejak Mei 2021, salah satunya adalah Lambda dan MU.

Baca juga: Waspada! Satu Orang Meninggal Tiap Detik karena Diabetes

"Nama-nama yang diberikan ini memang sesuai dengan alphabet Yunani jadi sebaiknya kita bertekat Omicron menjadi alphabet terakhir dalam abjad Yunani yang menjadi perhatian serius," tuntasnya.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Varian Covid-19 Nimbus...
Varian Covid-19 Nimbus Menyebar di 22 Negara, Ini Gejala dan Risiko yang Harus Diwaspadai
Mengenal Varian Baru...
Mengenal Varian Baru Covid-19 NB.1.8.1 yang Merebak di 22 Negara
Apakah Pembatasan Perjalanan...
Apakah Pembatasan Perjalanan ke Singapura Diberlakukan? Buntut COVID-19 Varian KP Merebak
Kemenkes Pastikan Varian...
Kemenkes Pastikan Varian Covid-19 KP yang Menyerang Singapura Belum Ditemukan di Indonesia
Mengenal Varian EG.5...
Mengenal Varian EG.5 yang Bikin Kasus Covid-19 di Singapura dan Amerika Ngegas
Covid-19 Varian Baru...
Covid-19 Varian Baru Hantui Singapura dan Amerika, Ahli Ungkap Gejala Serta Bahayanya
WHO: NB.1.8.1 Varian...
WHO: NB.1.8.1 Varian Baru Covid-19, Menyebar ke 22 Negara Termasuk Asia Tenggara
Prancis Deteksi Varian...
Prancis Deteksi Varian Baru Covid-19 untuk Pertama Kalinya
Dinkes Sebut Tidak Ada...
Dinkes Sebut Tidak Ada Kenaikan Signifikan Kasus Covid-19 di Depok
Rekomendasi
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Ingat Besok Jadwal Puasa...
Ingat Besok Jadwal Puasa Tasua, Ini Bacaan Niatnya!
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Berita Terkini
Evan Marvino Bantah...
Evan Marvino Bantah Tudingan KDRT Terhadap Istri: Tidak Ada Pemukulan
Berangkat Umrah, Ruben...
Berangkat Umrah, Ruben Onsu Serahkan Semua Masalah dalam Doa di Depan Ka'bah
Tantri Kotak Jadi Korban...
Tantri Kotak Jadi Korban Penipuan, Uang Rp10 Miliar Diduga Dibawa Kabur Teman Sendiri
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
Kasus Wanita Disekap...
Kasus Wanita Disekap 3 Tahun di Bandung, Uya Kuya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Istana Sebut Konser...
Istana Sebut Konser EXO di Indonesia Jadi Bukti Kepercayaan Dunia Masih Kuat
Infografis
Jangan Download! Ini...
Jangan Download! Ini Bahaya Menggunakan WhatsApp Gold
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved