Varian Omicron Diprediksi Bakal Sebabkan Lebih Banyak Kematian, ECDC: Mendominasi di Awal 2022
Kamis, 16 Desember 2021 - 11:03 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, ECDC mengatakan bahwa, tanpa tindakan lebih lanjut untuk mengurangi kontak sosial atau meningkatkan vaksinasi booster, tingkat penularan akan semakin meningkat dan sistem perawatan kesehatan akan dipenuhi oleh pasien.
Hal serupa juga diungkapkan oleh Komisioner Kesehatan Eropa Stella Kyriakides. Dia mengatakan negara-negara Uni Eropa harus segera merencanakan peningkatan kapasitas perawatan kesehatan untuk mengantisipasi lonjakan pasien akibat Omicron.
Kyriakides memprediksi pada tahun mendatang situasi pandemi Covid-19 akan semakin sulit, dengan kehadiran Omicron kemungkinan akan datang dalam gelombang besar. Menurutnya, hal tersebut dapat diantisipasi dengan booster sebagai solusi yang terbaik.
“Lebih dari 66 persen orang Eropa telah menerima vaksinasi awal, tetapi sangat mengkhawatirkan bahwa beberapa negara tertinggal, seperti Bulgaria, Rumania dan Slovakia tingkat vaksinasi sangat rendah dengan serapan di bawah 50 persen,” pungkasnya.
Hal serupa juga diungkapkan oleh Komisioner Kesehatan Eropa Stella Kyriakides. Dia mengatakan negara-negara Uni Eropa harus segera merencanakan peningkatan kapasitas perawatan kesehatan untuk mengantisipasi lonjakan pasien akibat Omicron.
Kyriakides memprediksi pada tahun mendatang situasi pandemi Covid-19 akan semakin sulit, dengan kehadiran Omicron kemungkinan akan datang dalam gelombang besar. Menurutnya, hal tersebut dapat diantisipasi dengan booster sebagai solusi yang terbaik.
“Lebih dari 66 persen orang Eropa telah menerima vaksinasi awal, tetapi sangat mengkhawatirkan bahwa beberapa negara tertinggal, seperti Bulgaria, Rumania dan Slovakia tingkat vaksinasi sangat rendah dengan serapan di bawah 50 persen,” pungkasnya.
(hri)
Lihat Juga :