Tidak Ada Bukti Varian Omicron Lebih Ringan dari Delta, Ini Kata Peneliti
Sabtu, 18 Desember 2021 - 21:27 WIB
loading...
A
A
A
"Studi ini memberikan bukti lebih lanjut tentang sejauh mana Omicron dapat menghindari kekebalan sebelumnya yang diberikan oleh infeksi atau vaksinasi. Tingkat penghindaran kekebalan ini berarti bahwa Omicron menjadi ancaman besar bagi kesehatan masyarakat," jelas Ferguson.
Laporan awal menunjukkan bahwa varian Omicron mungkin tidak lebih parah daripada jenis Covid-19 lainnya, para ahli kesehatan telah berulang kali memperingatkan bahwa banyaknya infeksi dapat menyebabkan meningkatnya kematian dan sistem perawatan kesehatan yang kewalahan.
Dokter Afrika Selatan yang pertama kali melihat varian Omicron di antara pasiennya mengatakan bahwa gejala awal yang dia lihat di kliniknya sendiri sangat ringan, tetapi ini adalah bukti pengamatan dari sekelompok kecil orang.
Sebuah studi yang diterbitkan minggu ini oleh para peneliti di Fakultas Kedokteran Universitas Hong Kong menyebutkan bahwa varian Omicron bereplikasi 70 kali lebih cepat di saluran udara manusia daripada varian Delta. Selain itu, infeksi di paru-paru tampaknya tidak terlalu parah dibandingkan dengan jenis virus aslinya.
Baca Juga: Kasus Varian Omicron di Indonesia Bertambah, Ini Gejalanya
Laporan awal menunjukkan bahwa varian Omicron mungkin tidak lebih parah daripada jenis Covid-19 lainnya, para ahli kesehatan telah berulang kali memperingatkan bahwa banyaknya infeksi dapat menyebabkan meningkatnya kematian dan sistem perawatan kesehatan yang kewalahan.
Dokter Afrika Selatan yang pertama kali melihat varian Omicron di antara pasiennya mengatakan bahwa gejala awal yang dia lihat di kliniknya sendiri sangat ringan, tetapi ini adalah bukti pengamatan dari sekelompok kecil orang.
Sebuah studi yang diterbitkan minggu ini oleh para peneliti di Fakultas Kedokteran Universitas Hong Kong menyebutkan bahwa varian Omicron bereplikasi 70 kali lebih cepat di saluran udara manusia daripada varian Delta. Selain itu, infeksi di paru-paru tampaknya tidak terlalu parah dibandingkan dengan jenis virus aslinya.
Baca Juga: Kasus Varian Omicron di Indonesia Bertambah, Ini Gejalanya
(dra)
Lihat Juga :