PP IAI Ajukan Tiga Proposal Penelitian Penanganan Covid-19
Rabu, 10 Juni 2020 - 01:57 WIB
loading...
A
A
A
Tim pengusul untuk proposal tersebut diketuai Prof Dr apt Ajeng Diantini, MS. didukung oleh IAI, GP Jamu, GP Farmasi, BPOM, Fakultas Farmasi Universitas Pad, Fakultas Kedokteran Unhas, Fakultas Farmasi Unhas, PT Cendo Pharmaceutical, dan PT Royal Medicalink Pharmalab.
Dalam proposal ini diajukan dua produk yaitu TehDia dan VipAlbumin. TehDia, yang mengandung camellia sinensis dan stevia, diketahui memiliki aktivitas farmakologi sebagai antidiabetik, antihipertensi, antihiperlipidemia, antiobesitas, antikanker, antioksidan, antiinflamasi, antimikroba, antivirus, dan mampu meningkatkan fungsi hati dan ginjal. Sedangkan VipAlbumin, yang berisi ekstrak ikan gabus, memiliki aktivitas farmakologi sebagai antiinflamasi, khususnya menurunkan sitokin proinflamasi.
Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui manfaat pemberian TehDia dan VipAlbumin sebagai pengobatan ajuvan pada pasien Covid-19, khususnya dalam menurunkan sitokin proinflamasi, mempercepat perbaikan klinis, mengurangi tingkat kematian dan memperpendek masa rawat inap, dan mengurangi risiko penularan Covid-19.
Proposal kedua adalah Uji Klinik Innamed-Cov: Herbal Imunomodulator Pendukung Terapi Covid-19 dengan Tim Pengusul dari UGM, UNAIR, IAI, GP Jamu, PT Deltomed Laboratories, PT Agaricus Sido Makmur, PT Harvest Gorontalo Indonesia (HGI), BPOM, dan diketuai Prof. Dr. apt., Zullies Ikawati.
(Baca juga: Tips Agar Anak Nyaman Belajar di Rumah )
Dalam proposal ini diajukan dua produk yaitu TehDia dan VipAlbumin. TehDia, yang mengandung camellia sinensis dan stevia, diketahui memiliki aktivitas farmakologi sebagai antidiabetik, antihipertensi, antihiperlipidemia, antiobesitas, antikanker, antioksidan, antiinflamasi, antimikroba, antivirus, dan mampu meningkatkan fungsi hati dan ginjal. Sedangkan VipAlbumin, yang berisi ekstrak ikan gabus, memiliki aktivitas farmakologi sebagai antiinflamasi, khususnya menurunkan sitokin proinflamasi.
Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui manfaat pemberian TehDia dan VipAlbumin sebagai pengobatan ajuvan pada pasien Covid-19, khususnya dalam menurunkan sitokin proinflamasi, mempercepat perbaikan klinis, mengurangi tingkat kematian dan memperpendek masa rawat inap, dan mengurangi risiko penularan Covid-19.
Proposal kedua adalah Uji Klinik Innamed-Cov: Herbal Imunomodulator Pendukung Terapi Covid-19 dengan Tim Pengusul dari UGM, UNAIR, IAI, GP Jamu, PT Deltomed Laboratories, PT Agaricus Sido Makmur, PT Harvest Gorontalo Indonesia (HGI), BPOM, dan diketuai Prof. Dr. apt., Zullies Ikawati.
(Baca juga: Tips Agar Anak Nyaman Belajar di Rumah )
Lihat Juga :