Frontman Navicula Ungkap Alasan Beri Judul Dinasti Matahari untuk Single Terbaru

Jum'at, 14 Januari 2022 - 23:32 WIB
loading...
Frontman Navicula Ungkap Alasan Beri Judul Dinasti Matahari untuk Single Terbaru
Frontman band Navicula, Gede Robi memiliki alasan tersendiri memberikan judul Dinasti Matahari untuk single terbarunya. / Foto: ist
A A A
JAKARTA - Frontman band Navicula, Gede Robi memiliki alasan tersendiri memberikan judul Dinasti Matahari untuk single terbarunya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Navicul meluncurkan single teranyar bertajuk Dinasti Matahari di perayaan ulang tahun ke-25 pada 9 Januari lalu. Navicula sendiri menginjak usia 25 pada Desember tahun lalu.

Dinasti Matahari merupakan single pertama dari album terbaru band Navicula yang akan dirilis tahun ini. Seperti lagu-lagu sebelumnya, Navicula mengusung tema alam dan budaya Indonesia.

Baca juga: Dinasti Matahari, Bentuk Syukuri Anugerah Alam Indonesia dari Navicula

"Awalnya ada berbagai pilihan judul yang mau dikasih. Tapi karena saya suka puisi dan lagu ini puitis, jadi milih judul yang catchy," ungkap Robi di konferensi pers Dinasti Matahari, baru-baru ini.

Meski menggunakan istilah sederhana, kombinasi dua kata ini memiliki sebuah energi yang sangat besar sesuai dengan pesan lagu Dinasti Matahari.

Hal itu dikarenakan Robi sendiri lebih menyukai tulisan dengan kata-kata umum yang mudah dipahami namun punya makna yang mendalam.

"Mau kasih judul dan pesan yang universal dan bisa dicerna bangsa lain," ungkapnya.



Bukan hanya mencintai puisi, judul lagu ini dipilih Robi karena terinspirasi sebuah film berjudul Emperor of the Sun. Sebagai pecinta film, Robi menganggap dirinya terpengaruh untuk menggunakan istilah kekaisaran dan matahari yang mendekati judul salah satu film favoritnya tersebut.

Mengenai makna, Robi menulis Dinasti Matahari sebagai pengingat kepada para pendengar bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang punya anugerah besar yaitu matahari.

Sebagai negara yang terletak di garis khatulistiwa, Indonesia diberkahi dengan pancaran sinar matahari yang tak pernah padam sepanjang musim.

Baca juga: Jakarta Diguncang Gempa, Tantri Kotak Penasaran dengan yang Karantina di Hotel

"Budaya nusantara punya energi yang terlihat namun belum dihargai. Energi yang kita serap itu ya berasal dari matahari, krusial namun sering dilupakan. Kita adalah anak-anak matahari, pewaris khatulistiwa," tuturnya.
(nug)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1477 seconds (11.252#12.26)