Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Kemenkes: Hanya Gejala Sedang dan Berat yang Dirawat di RS
Senin, 07 Februari 2022 - 20:53 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai informasi, Kemenkes mencatat hingga Senin 7 Februari 2022 pukul 17:00 WIB, keterisian tempat tidur rumah sakit nasional masih terjaga di angka 24,77 persen.
Artinya pasien yang dirawat di rumah sakit masih sekitar 20.439 dari total 82.521 tempat perawatan intensif dan isolasi Covid-19 yang tersedia. Sebagian besar pasien yang saat ini dirawat di rumah sakit merupakan tanpa gejala atau gejala ringan.
Strategi mempercepat alih fungsi rumah sakit bagi pasien sedang dan berat ini, dinilai Kemenkes jadi langkah tepat menjaga kondisi kesehatan para tenaga kesehatan sebagai garda terdepan agar tetap prima. Sebab meningkatnya pasien tanpa gejala dan gejala ringan yang dirawat di rumah sakit, menambah peluang tenaga kesehatan kelelahan dan terpapar Covid-19.
“Salah satu poin krusial dalam penanganan pandemi selain infrastruktur layanan kesehatan, juga soal tenaga kesehatan. Perlu menjaga tenaga kesehatan agar minim terpapar Covid-19, sehingga pelayanan bisa maksimal," tegas dr. Nadia.
Strategi menempatkan pasien positif asimtomatik dan gejala ringan untuk isoman dan isoter juga dilakukan agar rumah sakit dan tenaga kesehatan bisa lebih fokus merawat masyarakat yang terpapar Covid-19 dengan gejala sedang hingga kritis serta pasien yang membutuhkan layanan intensif dari rumah sakit, termasuk treatment terapi oksigen.
Artinya pasien yang dirawat di rumah sakit masih sekitar 20.439 dari total 82.521 tempat perawatan intensif dan isolasi Covid-19 yang tersedia. Sebagian besar pasien yang saat ini dirawat di rumah sakit merupakan tanpa gejala atau gejala ringan.
Strategi mempercepat alih fungsi rumah sakit bagi pasien sedang dan berat ini, dinilai Kemenkes jadi langkah tepat menjaga kondisi kesehatan para tenaga kesehatan sebagai garda terdepan agar tetap prima. Sebab meningkatnya pasien tanpa gejala dan gejala ringan yang dirawat di rumah sakit, menambah peluang tenaga kesehatan kelelahan dan terpapar Covid-19.
“Salah satu poin krusial dalam penanganan pandemi selain infrastruktur layanan kesehatan, juga soal tenaga kesehatan. Perlu menjaga tenaga kesehatan agar minim terpapar Covid-19, sehingga pelayanan bisa maksimal," tegas dr. Nadia.
Strategi menempatkan pasien positif asimtomatik dan gejala ringan untuk isoman dan isoter juga dilakukan agar rumah sakit dan tenaga kesehatan bisa lebih fokus merawat masyarakat yang terpapar Covid-19 dengan gejala sedang hingga kritis serta pasien yang membutuhkan layanan intensif dari rumah sakit, termasuk treatment terapi oksigen.
(hri)
Lihat Juga :