Pentingnya Vaksinasi untuk Anak di Tengah Kasus Omicron Melonjak
Rabu, 09 Februari 2022 - 14:32 WIB
loading...
A
A
A
“PT CPI sangat bersyukur dapat ikut serta sebagai relawan di lapangan untuk membantu tenaga kerja kesehatan dalam program vaksinasi anak di beberapa sekolah di Bekasi. Kami berharap, dengan adanya program i-SERVE Vaccine ini dapat membantu pemerintah Indonesia, khususnya Dinas Kesehatan setempat, dalam mencapai target vaksinasi murid-murid Sekolah Dasar," jelas Presiden Direktur PT. CPI Albert Simanjuntak.
“Ini merupakan kali pertama kami melihat perusahaan besar berpartisipasi secara langsung menjadi relawan dalam membantu melancarkan program vaksinasi sekolah. Tentunya, program ini memberikan manfaat yang sangat besar dalam memutuskan rantai Covid-19, baik untuk murid-murid kami, maupun masyarakat umum yang lebih luas,” sambung Kepala Sekolah SDN Jatimakmur V, H. Dedi Supriyadi, S.Pd.
Hingga akhir Januari, i-SERVE Vaccine telah melayani lebih dari 25 sekolah di Jawa Barat dan telah memvaksinasi 10 ribu anak usia 6-11 tahun. Termasuk di dalamnya anak dengan disabilitas. Layanan vaksinasi bagi usia pelajar penting untuk dilakukan karena meningkatnya kasus Covid-19 di tengah penyelenggaraan pembelajaran tatap muka 100%.
Baca Juga: 5 Mitos dan Fakta tentang Varian Omicron, Awas Hoaks!
Karena itu, YCAB Foundation, melalui i-SERVE Vaccine mengadakan layanan vaksinasi di sejumlah sekolah. Pendiri dan CEO YCAB Foundation Veronica Colondam mengungkapkan bahwa pendidikan adalah hak dasar setiap anak untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Namun, pandemi Covid-19 semakin menghawatirkan khususnya bagi anak kurang mampu yang dapat merengut hak pendidikan mereka karena berbagai keterbatasan.
"Salah satu kendala yang mereka alami yaitu sulit mengikuti pelajaran yang disampaikan secara daring, karena harus menunggu giliran untuk menggunakan gawai atau gadget. Selain itu interaksi sosial yang penting dalam tahap pertumbuhan anak seperti bermain, juga hampir hilang. Tak heran jika banyak orang tua murid dan guru yang ingin sekolah tatap muka terus tetap dijalankan," ungkap Veronica.
“Ini merupakan kali pertama kami melihat perusahaan besar berpartisipasi secara langsung menjadi relawan dalam membantu melancarkan program vaksinasi sekolah. Tentunya, program ini memberikan manfaat yang sangat besar dalam memutuskan rantai Covid-19, baik untuk murid-murid kami, maupun masyarakat umum yang lebih luas,” sambung Kepala Sekolah SDN Jatimakmur V, H. Dedi Supriyadi, S.Pd.
Hingga akhir Januari, i-SERVE Vaccine telah melayani lebih dari 25 sekolah di Jawa Barat dan telah memvaksinasi 10 ribu anak usia 6-11 tahun. Termasuk di dalamnya anak dengan disabilitas. Layanan vaksinasi bagi usia pelajar penting untuk dilakukan karena meningkatnya kasus Covid-19 di tengah penyelenggaraan pembelajaran tatap muka 100%.
Baca Juga: 5 Mitos dan Fakta tentang Varian Omicron, Awas Hoaks!
Karena itu, YCAB Foundation, melalui i-SERVE Vaccine mengadakan layanan vaksinasi di sejumlah sekolah. Pendiri dan CEO YCAB Foundation Veronica Colondam mengungkapkan bahwa pendidikan adalah hak dasar setiap anak untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Namun, pandemi Covid-19 semakin menghawatirkan khususnya bagi anak kurang mampu yang dapat merengut hak pendidikan mereka karena berbagai keterbatasan.
"Salah satu kendala yang mereka alami yaitu sulit mengikuti pelajaran yang disampaikan secara daring, karena harus menunggu giliran untuk menggunakan gawai atau gadget. Selain itu interaksi sosial yang penting dalam tahap pertumbuhan anak seperti bermain, juga hampir hilang. Tak heran jika banyak orang tua murid dan guru yang ingin sekolah tatap muka terus tetap dijalankan," ungkap Veronica.
Lihat Juga :