4 Makanan Tinggi Lemak Ini Ternyata Baik bagi Tubuh, Boleh Sering Dikonsumsi
Kamis, 17 Februari 2022 - 12:06 WIB
loading...
A
A
A
2. Keju
![4 Makanan Tinggi Lemak Ini Ternyata Baik bagi Tubuh, Boleh Sering Dikonsumsi]()
Keju seperti produk olahan susu lainnya memang tinggi lemak lainnya, tapi disebutkan tidak tidak meningkatkan risiko penyakit jantung dibandingkan dengan produk susu rendah lemak. Meski berlemak tinggi, keju adalah sumber kalsium, vitamin B12, fosfor, dan selenium, kaya protein, dan mengandung banyak nutrisi lainnya. 28 gram keju mengandung 6 gram protein yang hampir setara dengan segelas susu.
3. Dark chocolate
![4 Makanan Tinggi Lemak Ini Ternyata Baik bagi Tubuh, Boleh Sering Dikonsumsi]()
Camilan enak ini memang sangat tinggi lemak, kandungan lemaknya menyumbang sekitar 65 persen kalori. Tapi, di sisi lain dark chocolatemengandung serat dan beberapa nutrisi penting contohnya zat besi dan magnesium.
Mengutip Medicalnewstoday, dari beberapa penelitian di Amerika Serikat menunjukkan mengonsumsi dark chocolate bisa menurunkan risiko penyakit jantung, orang yang makan dark chocolate 5 kali atau lebih dalam seminggu memiliki risiko paling rendah terkena penyakit kardiovaskular daripada peserta lain.

Keju seperti produk olahan susu lainnya memang tinggi lemak lainnya, tapi disebutkan tidak tidak meningkatkan risiko penyakit jantung dibandingkan dengan produk susu rendah lemak. Meski berlemak tinggi, keju adalah sumber kalsium, vitamin B12, fosfor, dan selenium, kaya protein, dan mengandung banyak nutrisi lainnya. 28 gram keju mengandung 6 gram protein yang hampir setara dengan segelas susu.
3. Dark chocolate

Camilan enak ini memang sangat tinggi lemak, kandungan lemaknya menyumbang sekitar 65 persen kalori. Tapi, di sisi lain dark chocolatemengandung serat dan beberapa nutrisi penting contohnya zat besi dan magnesium.
Mengutip Medicalnewstoday, dari beberapa penelitian di Amerika Serikat menunjukkan mengonsumsi dark chocolate bisa menurunkan risiko penyakit jantung, orang yang makan dark chocolate 5 kali atau lebih dalam seminggu memiliki risiko paling rendah terkena penyakit kardiovaskular daripada peserta lain.
Lihat Juga :