Omicron Bergejala Ringan, tapi Kelompok Ini Berisiko Tinggi

Sabtu, 19 Februari 2022 - 13:43 WIB
loading...
A A A
“Kasus melambat pada kelompok usia 0-18 dan 35-74 tahun," jelasnya.

Professor Tim Spector, ilmuwan utama di aplikasi ZOE COVID Study menyatakan bahwa kasus perlu menurun lebih banyak di antara kelompok usia yang lebih tua dan lebih rentan sebelum dapat mulai bersantai. Masih terlalu dini untuk mengatakan efek Long Covid sebagai akibat dari infeksi Omicron atau efek dari varian BA.2 yang sangat menular.

"Kita semua harus berusaha menjadi warga negara yang baik dengan terus mengasingkan diri ketika sakit dan melindungi diri kita sendiri dan orang lain dari apa yang bisa menjadi infeksi yang sangat buruk," ujar Spector.

Omicron menyebabkan gejala yang meliputi pilek, sakit kepala, kelelahan, bersin dan sakit tenggorokan. David Nabarro, utusan khusus WHO untuk virus corona mengungkapkan akan ada lebih banyak varian setelah Omicron dan jika lebih menular, mereka akan mendominasi.

Baca Juga: Positif Omicron Usai Vaksin Covid-19? Dokter Bagikan Kabar Baik

"Selain itu, mereka dapat menyebabkan pola penyakit yang berbeda, dengan kata lain, mereka mungkin menjadi lebih mematikan atau memiliki konsekuensi jangka panjang," ungkap Nabarro.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Muncul Lagi, Apa Bedanya dan Bagaimana Pencegahannya?
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Menyebar ke 23 Negara, Ini yang Perlu Diketahui
Jerinx SID Unggah Foto...
Jerinx SID Unggah Foto Pakai Baju Bali Tolak Rapid, Sentil Soal Konspirasi Covid 19 di Epstein Files
Jerinx SID Sebut Dulu...
Jerinx SID Sebut Dulu Omongannya Soal Hubungan Covid-19 dan Epstein Files Dianggap Halu
Ariana Grande Positif...
Ariana Grande Positif Covid Kedua Kalinya di Tengah Promosi Film Wicked: For Good
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
Industri Otomotif China...
Industri Otomotif China Mulai Meninggalkan Masa Keemasan dan Memilih Perang AI
Berita Terkini
ARMY Siap-Siap! Tiket...
ARMY Siap-Siap! Tiket Konser Comeback BTS di Jakarta Mulai Dijual Juni Ini
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama CEO Who Killed My Father di V+Short, Misi Jurnalis Bongkar Kejahatan CEO Berkuasa
Clara Shinta Resmi Laporkan...
Clara Shinta Resmi Laporkan Mantan Suami soal Dugaan Fitnah Titipan Uang Rp13 M
Bukan Hantu, Monster...
Bukan Hantu, 'Monster Pabrik Rambut' Sajikan Horor dari Dunia Kerja yang Melelahkan
Erin Wartia Ungkap Alasan...
Erin Wartia Ungkap Alasan Ganti Sunan Kalijaga, Kecewa Kasusnya Dialihkan
Usai Tinggalkan NCT,...
Usai Tinggalkan NCT, Mark Resmi Dirikan Perusahaan Kreatif Upper Room
Infografis
Ini Kisaran Gaji Rektor...
Ini Kisaran Gaji Rektor di Perguruan Tinggi Negeri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved