Omicron Bergejala Ringan, tapi Kelompok Ini Berisiko Tinggi
Sabtu, 19 Februari 2022 - 13:43 WIB
loading...
Varian Omicron disebut menyebabkan gejala ringan daripada varian Delta. Meski demikian, WHO mengingatkan untuk tidak mengkategorikan sebagai ringan. Foto/Stat News
A
A
A
JAKARTA - Varian Omicron disebut menyebabkan gejala ringan daripada varian Delta yang dominan secara global. Meski demikian, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan untuk tidak mengkategorikan varian baru Covid-19 ini sebagai ringan.
Sementara itu, aplikasi ZOE COVID Study diluncurkan oleh perusahaan ilmu kesehatan ZOE dengan analisis ilmiah yang disediakan oleh King's College London dan menyediakan data terkini mengenai infeksi.
"Kasus baru bergejala harian terus meningkat di semua wilayah," kata aplikasi tersebut dilansir dari Express, Sabtu (19/2/2022).
Berdasarkan data yang ada, kasus positif Omicron sekarang melambat di semua kelompok umur, selain dari kelompok 18-34 tahun di mana kasus terus meningkat, dan kelompok 75 tahun ke atas yang sedikit meningkat. Pasalnya, usia tersebut lebih rentan.
Baca Juga: Gejala Omicron, Sakit di 3 Bagian Tubuh Ini Bisa Jadi Tanda
Sementara itu, aplikasi ZOE COVID Study diluncurkan oleh perusahaan ilmu kesehatan ZOE dengan analisis ilmiah yang disediakan oleh King's College London dan menyediakan data terkini mengenai infeksi.
"Kasus baru bergejala harian terus meningkat di semua wilayah," kata aplikasi tersebut dilansir dari Express, Sabtu (19/2/2022).
Berdasarkan data yang ada, kasus positif Omicron sekarang melambat di semua kelompok umur, selain dari kelompok 18-34 tahun di mana kasus terus meningkat, dan kelompok 75 tahun ke atas yang sedikit meningkat. Pasalnya, usia tersebut lebih rentan.
Baca Juga: Gejala Omicron, Sakit di 3 Bagian Tubuh Ini Bisa Jadi Tanda