Menkes Akui Sulit Jalankan Vaksinasi Covid-19 di Daerah Terpencil, HT Siap Bantu

Kamis, 24 Februari 2022 - 20:40 WIB
loading...
Menkes Akui Sulit Jalankan...
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, proses vaksinasi Covid-19 di Indonesia berhasil melampaui target awal. Foto/Tangkapan Layar
A A A
JAKARTA - Menteri Kesehatan
">Budi Gunadi Sadikin mengatakan, proses vaksinasi Covid-19 di Indonesia berhasil melampaui target awal. Hal ini tentu tidak terlepas dari strategi dan program-program yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia sejak pandemi melanda awal 2020 lalu.

Sebagai informasi, program vaksinasi Covid-19 di Indonesia mulai dilakukan pemerintah pada Rabu 13 Januari 2021 di Istana Negara. Kala itu, orang yang pertama kali disuntik vaksin buatan Sinovac adalah Presiden Joko Widodo.

Pada saat yang sama, sejumlah pejabat, tokoh agama, organisasi profesi serta perwakilan masyarakat turut mengikuti vaksinasi. Program vaksinasi pun terus berlanjut hingga dibagi menjadi beberapa kategori dengan periode berbeda yakni SDM kesehatan, petugas publik, lansia, masyarakat umum dan rentan, serta remaja.

Baca Juga: Menkes: Indonesia Sudah Lampaui Puncak Kasus Omicron

Hasilnya, selama kurang lebih 1 tahun berjalan, program vaksinasi Indonesia sudah menembus angka 189 juta penerima dosis atau 90% dari target 208 juta penerima dosis.

Namun, bila didasarkan dari data populasi, tingkat vaksinasi Covid-19 Indonesia sudah mencapai 70%. Angka ini sekaligus menjadikan Indonesia berada di peringkat ke-5 dunia dengan jumlah masyarakat yang divaksinasi terbanyak. Padahal, Indonesia sempat diragukan oleh sejumlah pakar dan media dunia dalam permasalahan vaksinasi Covid-19 ini.

"13 Januari 2021 waktu itu targetnya malah 181 juta orang, tapi kita tembus 189 juta. The Economist juga sempat menyebut Indonesia butuh waktu 10 tahun untuk melakukan vaksinasi. Saya ingin tunjukkan Indonesia tidak sebodoh itu," kata Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam gelaran MNC Forum LXIII (63rd) Strategi dan Kebijakan Kemenkes dalam Mengatasai Gelombang Omicron, Kamis (24/2/2022).

Amerika saja, lanjut Menkes Budi, tingkat vaksinasinya sekarang tidak bergerak dari angka 75%. Begitu pun dengan Israel yang masih jalan di tempat di angka 74%-75%.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Bakal Berlangsung Lama, Menkes Minta Masyarakat Selalu Patuh Prokes



Memang untuk memasuki target vaksin di angka 80%-90% itu tidaklah mudah dan banyak tantangan yang harus dihadapi. Menkes Budi pun tidak menampik hal tersebut.

Ia mengaku proses vaksinasi di Indonesia sempat menurun di angka 2 juta dosis, karena beberapa alasan. Termasuk faktor cuaca dan sulitnya menjangkau daerah-daerah terpencil.

"Kalau MNC mau bantu daerah-daerah terpencil saya senang sekali Pak Hary. Masuk ke Papua dan Maluku, itu susah sekali. Kita lagi mikirin bagaimana bisa masuk ke sana," ungkap Menkes Budi.

Menanggapi pernyataan tersebut, Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) pun menyambut baik ajakan Menkes Budi untuk turut membantu proses distribusi vaksin di Indonesia.

"Kami siap membantu distribusi vaksin di daerah dan pulau-pulau terpencil. Kebetulan, di pelosok itu masih ada yang tidak bisa menerima siaran TV biasa, jadi harus pasang parabola. Akan kami bantu sepenuhnya dengan tim kami," ujar Hary Tanoesoedibjo.
(tsa)
Lihat Juga :
wa-channel
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkes Soroti Konsumsi...
Menkes Soroti Konsumsi Mayones Berlebihan, Satu Sendok Mengandung 100 Kalori
Menkes Ungkap Bahaya...
Menkes Ungkap Bahaya Tersembunyi Kecap Manis, Kandungan Natriumnya Ternyata Tinggi
Tips Sate Sehat Anti...
Tips Sate Sehat Anti Kanker ala Menkes, Cocok untuk Olahan Daging Kurban
Menkes Ingatkan Bahaya...
Menkes Ingatkan Bahaya Cara Masak Daging Kambing yang Salah saat Iduladha
Daging Kambing Dituding...
Daging Kambing Dituding Picu Kolesterol dan Hipertensi, Ini Kata Menkes
HUT ke-15 MNC Animation,...
HUT ke-15 MNC Animation, Liliana Tanoesoedibjo Tekankan Pentingnya Konten Edukatif untuk Anak
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Menkes Kaji Insentif...
Menkes Kaji Insentif untuk Dokter Umum dan Gigi di Daerah Tertinggal
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Rekomendasi
KPK Belum Menahan Eks...
KPK Belum Menahan Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono usai Pemeriksaan, Ini Alasannya
Breaking News! Razman...
Breaking News! Razman Arif Nasution Dijebloskan di Lapas Cipinang!
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Berita Terkini
Tria Ungkap Tekanan...
Tria Ungkap Tekanan Manggung Tanpa Personel The Changcuters di Wisuda Anak
Memperingati HUT Jakarta...
Memperingati HUT Jakarta ke-499, Cerita Pemuda Betawi Jaga Jiwa Jakarta dan Lestarikan Budaya lewat Betawi Online Gallery di Shopee
Sarwendah Buat Aduan...
Sarwendah Buat Aduan ke KPAI soal Nafkah Anak, Begini Tanggapan Ruben Onsu
Ingin Berat Badan Turun?...
Ingin Berat Badan Turun? Ade Rai Sarankan Aktivitas Sederhana Ini Sebelum Sarapan
Bukan Sekadar Batasi...
Bukan Sekadar Batasi Screen Time, Nova Nayla Bagikan Cara Bijak Mindful Parenting
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Terpopuler
Infografis
Jens Raven Layak Jadi...
Jens Raven Layak Jadi Striker Utama di Timnas Indonesia U-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved