Angela Tanoesoedibjo: Kelestarian Lingkungan Aset Paling Berharga bagi Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan

Rabu, 02 Maret 2022 - 13:04 WIB
loading...
Angela Tanoesoedibjo:...
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berupaya maksimal mewujudkan destinasi wisata berkualitas dan berkelanjutan. / Foto: ist
A A A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berupaya maksimal mewujudkan destinasi wisata berkualitas dan berkelanjutan. Hal tersebut merupakan bentuk nyata mengentaskan masalah lingkungan dan perubahan iklim yang disebabkan sektor pariwisata.

Berdasarkan riset Nature Climate Change tahun 2018, jejak karbon dari industri pariwisata dalam skala global menghasilkan 8% dari emisi karbon dunia, terutama dari sektor transportasi, belanja, dan makanan.

Dari data tersebut, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf), Angela Tanoesoedibjo menyebutkan, sudah seharusnya kita semua bertanggung jawab. Pasalnya, bagaimanapun juga kelestarian lingkungan merupakan aset paling berharga bagi pembangunan pariwisata yang berkelanjutan.

Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno Ungkap 5 Syarat Utama untuk Menjadi Desa Wisata

Menurutnya, apabila ingin mewariskan manfaat ekonomi dari sektor pariwisata ke generasi berikutnya, maka kita semua harus gerak cepat melalui berbagai inovasi dan kolaborasi untuk mewujudkan konsep 'climate friendly tourism'.

"Oleh karena itu, dalam pengembangan pariwisata indonesia, Kemenparekraf sudah memiliki rumusan 3P yaitu people, planet, dan prosperity," terang Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo dalam Webinar Sosialisasi Wisata Ramah Lingkungan di Destinasi Pariwisata, Rabu (2/3/2022).

Lebih lanjut, Angela menjelaskan bahwa dari aspek people pihaknya memperhatikan apa keinginan wisatawan. Lalu aspek planet adalah bagaimana Kemenparekraf merawat dan melestarikan destinasi wisata.

Sedangkan untuk aspek prosperity adalah memaksimalkan nilai ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

"Kami yakin, rumusan 3P adalah pilar untuk mencapai pariwisata berkualitas dan berkelanjutan yang jika semakin dilestarikan, semakin mensejahterakan," jelas Angela.

Satu langkah konkret yang sudah Kemenparekraf lakukan untuk mewujudkan konsep pengembangan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan ini adalah dengan program carbon footprint calculator dan carbon offsetting yang sudah diluncurkan Januari 2022.

Program tersebut merupakan kolaborasi antara Kemenparekraf bersama Jejak.in dengan melakukan perhitungan emisi yang dihasilkan dari perjalanan wisatawan, baik dari penggunaan listrik, bahan bakar transportasi, dan lain sebagainya.

Untuk program offsetting yaitu menanam pohon bagi wisatawan untuk memitigasi jejak karbon hasil dari perjalanan mereka. Inovasi ini didukung KLHK karena bertujuan untuk melestarikan lingkungan hidup dan mengembangkan hutan kota.

"Kami yakin bahwa program carbon footprint calculator dan carbon offsetting ini adalah salah satu cara dalam mengatasi perubahan iklim yang diakibatkan kegiatan pariwisata. Dan dengan adanya program ni, meningkatkan reputasi dan kepercayaan publik kepada sektor pariwisata indonesia sehingga dapat mendukung percepatan pemulihan sektor pariwisata pasca pandemi," beber Angela.

Sebagai sektor yang bergantung pada keindahan alam, Angela mengajak seluruh masyarakat untuk menjaganya. "Semakin lestari, maka semakin memajukan sektor pariwisata dan mensejahterakan masyarakat," kata dia.

Untuk mewujudkan hal ini, Kemenparekraf perlu konsisten dalam memberikan pengertian kepada semua yang terlibat, termasuk pekerja pariwisata, para pengusaha, pemerintah daerah, media, dan tentunya wisatawan.

Baca juga: 2 Tahun Pandemi di Indonesia, Belum Saatnya Longgarkan Prokes!

"Nilai ekonomi yang dihasilkan dari kegiatan pariwisata, selain untuk mensejahterakan masyarakat dan ekonomi daerah, perlu juga dimanfaatkan kembali untuk pelestarian alam," pungkasnya.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Targetkan 50 Persen Konten AI di V+Short, Siap Ubah Industri Hiburan Digital
MNC Digital Entertainment...
MNC Digital Entertainment Resmi Luncurkan V+Short di Hong Kong, Bidik Pasar Global
Lahirkan Banyak Chef...
Lahirkan Banyak Chef Hebat, Angela Tanoesoedibjo Apresiasi MasterChef Tembus Season 13
HUT ke-19 Okezone, Angela...
HUT ke-19 Okezone, Angela Tanoesoedibjo: Kita Harus Jadi Top of Mind
Pariwisata Indonesia...
Pariwisata Indonesia Bertumbuh Pesat Sepanjang 2025, Raup Devisa USD18,5 Miliar
Kemenpar Sediakan Paket...
Kemenpar Sediakan Paket Wisata dan Dorong Diskon Tiket untuk Hadapi Libur Nataru
Angela Tanoesoedibjo:...
Angela Tanoesoedibjo: Perindo Rancang Program Baru Pemberdayaan UMKM
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo dan HT Serahkan Kurban Partai Perindo di Paseban, Tegaskan Keberagaman dan Nilai Keumatan
Daftar Peraih Penghargaan...
Daftar Peraih Penghargaan DIA 2026: Kreator Konten, Kementerian, hingga Pelaku Industri
Rekomendasi
Brasil Lolos ke 16 Besar...
Brasil Lolos ke 16 Besar usai Comeback Dramatis Singkirkan Jepang
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan...
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan Tekan Penerimaan Negara
Berita Terkini
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
5 Artis yang Ramaikan...
5 Artis yang Ramaikan HYROX Jakarta 2026, Luna Maya hingga Cinta Laura
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Utamakan Sepatu Sekolah yang Nyaman dan Awet
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
Awkarin Penuhi Panggilan...
Awkarin Penuhi Panggilan Polisi, Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved