Penyakit Lumpy Skin pada Sapi dan Kerbau Menular ke Manusia? Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 09 Maret 2022 - 09:52 WIB
loading...
A
A
A
Dijelaskan Dokter Hewan drh Aisyah Purnomosari, lumpy skin disease (LSD) itu tidak menular dari hewan ternak ke manusia. Artinya, penyakit ini bukan tergolong 'zoonosis'.
Baca Juga: Mengenal Lumpy Skin, Penyakit pada Sapi dan Kerbau yang Perlu Diwaspadai
"LSD bukan penyakit zoonosis, artinya penyakit ini tidak menular ke manusia," terangnya pada MNC Portal,Rabu (9/3/2022).
Menurut data World Organisation for Animal Health (OIE) yang dibagikan drh Ais, penularan penyakit ini terjadi karena beberapa cara. Pada kebanyakan kasus, sapi atau kerbau terinfeksi LSD akibat tertular virus dari gigitan nyamuk, lalat, atau caplak yang berperan sebagai vektor penyakit LSD.
LSD juga terjadi apabila dalam satu tempat ada hewan yang terpapar Lumpy Skin Disease Virus (LSDV), virus penyebab LSD. Karena itu, jika ada satu hewan ternak yang terpapar, harus segera dipisahkan untuk meminimalisir penyebaran virus ke hewan lain.
Baca Juga: Mengenal Lumpy Skin, Penyakit pada Sapi dan Kerbau yang Perlu Diwaspadai
"LSD bukan penyakit zoonosis, artinya penyakit ini tidak menular ke manusia," terangnya pada MNC Portal,Rabu (9/3/2022).
Menurut data World Organisation for Animal Health (OIE) yang dibagikan drh Ais, penularan penyakit ini terjadi karena beberapa cara. Pada kebanyakan kasus, sapi atau kerbau terinfeksi LSD akibat tertular virus dari gigitan nyamuk, lalat, atau caplak yang berperan sebagai vektor penyakit LSD.
LSD juga terjadi apabila dalam satu tempat ada hewan yang terpapar Lumpy Skin Disease Virus (LSDV), virus penyebab LSD. Karena itu, jika ada satu hewan ternak yang terpapar, harus segera dipisahkan untuk meminimalisir penyebaran virus ke hewan lain.
Lihat Juga :