Penyebab Alergi Seafood dan Cara Mengobatinya, Catat!
Rabu, 09 Maret 2022 - 16:18 WIB
loading...
A
A
A
Tanda-tanda alergi seafood cukup sama antara satu orang dengan orang lain. Gejalanya itu berupa gatal-gatal sementara hingga kesulitan bernapas. Gejala bisa muncul di kulit, sistem pernapasan, pencernaan, hingga jantung.
Adapun gejala alergi seafood lainnya adalah eksim, ruam kulit, pembengkakan di bibir, lidah, atau tenggorokan, dada sesak, mengi, batuk, sesak napas, dan susah bernapas, masalah perut seperti nyeri, mual, gangguan pencernaan, muntah, atau diare.
Beberapa orang juga melaporkan mengalami pusing, nadi lemah, atau bahkan pingsan, warna kulit pucat, anafilaksis atau reaksi alergi parah yang berpotensi fatal. Sementara untuk mengobatinya, disarankan mengonsumsi obat alergi jika gejala muncul. Obat epinefrin bisa digunakan untuk mengatasi anafilaksis.
Baca Juga: Gejala Kolesterol Tinggi di Lengan dan Kaki Sebelum Berubah Jadi Gangren
Pada gejala ringan, obat yang direkomendasikan biasanya adalah antihistamin atau kortikosteroid. Namun, ditegaskan bahwa jika gejala parah, epinefrin satu-satunya obat.
Di sisi lain, seseorang yang sudah punya alergi seafood tidak akan menjadi orang yang tidak alergi seafood. Artinya, kondisi tersebut tidak bisa dihilangkan, namun bisa dicegah dengan mengendalikan dan mengatur asupan yang dikonsumsi.
Adapun gejala alergi seafood lainnya adalah eksim, ruam kulit, pembengkakan di bibir, lidah, atau tenggorokan, dada sesak, mengi, batuk, sesak napas, dan susah bernapas, masalah perut seperti nyeri, mual, gangguan pencernaan, muntah, atau diare.
Beberapa orang juga melaporkan mengalami pusing, nadi lemah, atau bahkan pingsan, warna kulit pucat, anafilaksis atau reaksi alergi parah yang berpotensi fatal. Sementara untuk mengobatinya, disarankan mengonsumsi obat alergi jika gejala muncul. Obat epinefrin bisa digunakan untuk mengatasi anafilaksis.
Baca Juga: Gejala Kolesterol Tinggi di Lengan dan Kaki Sebelum Berubah Jadi Gangren
Pada gejala ringan, obat yang direkomendasikan biasanya adalah antihistamin atau kortikosteroid. Namun, ditegaskan bahwa jika gejala parah, epinefrin satu-satunya obat.
Di sisi lain, seseorang yang sudah punya alergi seafood tidak akan menjadi orang yang tidak alergi seafood. Artinya, kondisi tersebut tidak bisa dihilangkan, namun bisa dicegah dengan mengendalikan dan mengatur asupan yang dikonsumsi.
(dra)
Lihat Juga :