Rudy Salim Akuisisi Saham Leslar Entertainment, Ini Kata Rizky Billar dan Lesti Kejora
Jum'at, 11 Maret 2022 - 21:39 WIB
loading...
Rudy Salim, Rizky Billar dan Lesti Kejora. Foto/Thomas Manggalla
A
A
A
JAKARTA - Pengusaha Rudy Salim resmi mengakuisisi Leslar Entertainment. Bos Prestige Corp ini sangat yakin arah bisnis masa depan akan berkembang pesat di dunia digital. Setelah sebelumnya mengakuisisi Sule Channel dan berinvestasi di akun YouTube Deddy Corbuzier kerjasama meliputi di kanal YouTube dan beberapa produk lain dari Leslar Entertainment.
Penandatanganan kontrak akuisisi ini dilakukan di showroom Prestige, kawasan Pluit Jakarta Utara Jumat (11/3), Rizky Billar, Lesti Kejora, dan Rudy Salim secara bergantian menandatangani dokumen kontrak yang ada di hadapan mereka. Kesuksesan yang diraih Billar dan Lesti lewat Leslar Entertaiment itulah yang membuat Rudy Salim ingin berkolaborasi dan menanamkan sahamnya.
Dalam kontrak tersebut, Rudy Salim melalui Prestige Corp mengakuisisi beberapa persen saham Leslar Entertainment. "Alasan saya sih, untuk investasi ya. Tidak besar, cuma sekian persen saja di Leslar Entertaiment," kata Rudy Salim menjawab pertanyaan SINDOnews.com dalam acara penandatanganan akuisisi Leslar Entertainment, di Prestige Image Corp Pluit, Jakarta Utara, Jumat (11/3).
Rudy Salim mengaku dirinya tertarik membeli saham Leslar Entertainment karena perkembangannya sangat pesat. Baru Juni tahun lalu dibangun, kini sudah memiliki memiliki valuasi aset mencapai ratusan miliar. “Sebenarnya lebih ke investasi ya. Saya melakukan investasi ke Leslar Entertainment karena ini salah satu perusahaan digital yang mulai berkembang sangat pesat. Sampai sekarang sangat besar perkembangannya,” kata Rudy Salim di hadapan awak media.
Baca Juga: Prestige Corp Perusahaan Rudy Salim Akuisisi Saham Sule Channel
">Penandatanganan kontrak akuisisi ini dilakukan di showroom Prestige, kawasan Pluit Jakarta Utara Jumat (11/3), Rizky Billar, Lesti Kejora, dan Rudy Salim secara bergantian menandatangani dokumen kontrak yang ada di hadapan mereka. Kesuksesan yang diraih Billar dan Lesti lewat Leslar Entertaiment itulah yang membuat Rudy Salim ingin berkolaborasi dan menanamkan sahamnya.
Dalam kontrak tersebut, Rudy Salim melalui Prestige Corp mengakuisisi beberapa persen saham Leslar Entertainment. "Alasan saya sih, untuk investasi ya. Tidak besar, cuma sekian persen saja di Leslar Entertaiment," kata Rudy Salim menjawab pertanyaan SINDOnews.com dalam acara penandatanganan akuisisi Leslar Entertainment, di Prestige Image Corp Pluit, Jakarta Utara, Jumat (11/3).
Rudy Salim mengaku dirinya tertarik membeli saham Leslar Entertainment karena perkembangannya sangat pesat. Baru Juni tahun lalu dibangun, kini sudah memiliki memiliki valuasi aset mencapai ratusan miliar. “Sebenarnya lebih ke investasi ya. Saya melakukan investasi ke Leslar Entertainment karena ini salah satu perusahaan digital yang mulai berkembang sangat pesat. Sampai sekarang sangat besar perkembangannya,” kata Rudy Salim di hadapan awak media.
Baca Juga: Prestige Corp Perusahaan Rudy Salim Akuisisi Saham Sule Channel
Rudy Salim menilai, valuasi Leslar Entertainment terbilang sangat besar dan kemajuannya begitu pesat meski begitu dia enggan untuk menyebutkan nilai kontrak kerjasama ini. "Valuasinya sudah ratusan miliar rupiah, padahal baru dibentuk. Saya juga memantau, dan memang kemajuannya sangat pesat," ucap Rudy Salim.
Rudy Salim mengaku proses akuisisi ini dilakukannya dengan tidak mudah dan berlangsung a lot dimana setelah menjalin komunikasi intensif dengan Rizky Billar da Lesti sejak beberapa bulan lalu. Proses negosiasi diakuinya cukup alot. Sebab aktor keturunan Padang itu ternyata cukup berhitung soal bisnis.
“Prosesnya cukup a lot beberapa bulan. Karena Lesti dan Billar ini pengusaha banget. Dia tahu seluk-beluknya sampai dengan peluang bisnis di Leslar Entertaiment ini bahkan, Billar ini sudah punya perhitungannya lah sampai saya aja merasa kalah hitungannya. Makanya saya terima kasih diberi kesempatan untuk bisa berinvestasi di bisnis mereka dan membangun Leslar Entertainment biar lebih besar dan mengembangkan ke lini bisnis lainnya,” jelasnya.