Resso Wadahi Musisi Terhubung dengan Penggemar Selama Pandemi
Selasa, 16 Juni 2020 - 19:00 WIB
loading...
Menurut survei, streaming online memperlihatkan pertumbuhan 9% selama masa pandemi. Foto Ilustrasi/Business Insider
A
A
A
JAKARTA - Pandemi COVID-19 memberi dampak cukup berat bagi industri musik. Padahal, secara global industri ini bernilai ekonomi sebesar lebih dari USD50 miliar.
Selama masa pembatasan sosial, banyak pertunjukan ataupun penjualan musik secara fisik dihentikan. Kondisi ini membuat aplikasi streaming semakin penting di industri musik.
Sebuah survei dari McKinsey menunjukkan, 37% konsumen membelanjakan uang lebih banyak untuk hal-hal seperti hiburan. Streaming online juga memperlihatkan pertumbuhan 9% selama masa pandemi, sementara 74% konsumen berencana melanjutkan perilaku tersebut. (Baca Juga: Luncurkan Komitmen, Geisha Ingin Tegaskan Eksistensi )
Head of Music Resso Indonesia Christo Putra menjelaskan, masa pandemi telah menciptakan peluang bagi musisi untuk tetap terhubung dengan penggemar meskipun terbatas oleh jarak.
"Melalui inisiatif kami, Resso ingin memberdayakan musisi agar memiliki platform untuk mengekspresikan kreativitas dan terus melibatkan penggemar mereka melalui musik. Terutama selama masa yang penuh tantangan ini," kata Christo melalui siaran resminya, Selasa (16/6).
Baru-baru ini Resso meluncurkan sesi Q & A melalui aplikasinya, di mana penggemar dapat berinteraksi langsung dengan musisi favorit melalui kolom komentar di lagu mereka. Beberapa musisi telah bergabung dalam kegiatan ini.
Rahmania Astrini, penyanyi 19 tahun yang memulai karier pada 2017 melalui lagu "Menua Bersama" adalah salah satu seniman yang berkolaborasi dengan Resso dalam sesi Q & A. Pada bagian komentar lagu barunya yang berkolaborasi dengan Nino RAN di aplikasi Resso berjudul "Tak Bisa", dia mengaku menikmati kegiatan menjawab pertanyaan dari penggemar. Topiknya beragam, seperti proses rekaman hingga kegiatan selama Ramadhan kemarin.
Selama masa pembatasan sosial, banyak pertunjukan ataupun penjualan musik secara fisik dihentikan. Kondisi ini membuat aplikasi streaming semakin penting di industri musik.
Sebuah survei dari McKinsey menunjukkan, 37% konsumen membelanjakan uang lebih banyak untuk hal-hal seperti hiburan. Streaming online juga memperlihatkan pertumbuhan 9% selama masa pandemi, sementara 74% konsumen berencana melanjutkan perilaku tersebut. (Baca Juga: Luncurkan Komitmen, Geisha Ingin Tegaskan Eksistensi )
Head of Music Resso Indonesia Christo Putra menjelaskan, masa pandemi telah menciptakan peluang bagi musisi untuk tetap terhubung dengan penggemar meskipun terbatas oleh jarak.
"Melalui inisiatif kami, Resso ingin memberdayakan musisi agar memiliki platform untuk mengekspresikan kreativitas dan terus melibatkan penggemar mereka melalui musik. Terutama selama masa yang penuh tantangan ini," kata Christo melalui siaran resminya, Selasa (16/6).
Baru-baru ini Resso meluncurkan sesi Q & A melalui aplikasinya, di mana penggemar dapat berinteraksi langsung dengan musisi favorit melalui kolom komentar di lagu mereka. Beberapa musisi telah bergabung dalam kegiatan ini.
Rahmania Astrini, penyanyi 19 tahun yang memulai karier pada 2017 melalui lagu "Menua Bersama" adalah salah satu seniman yang berkolaborasi dengan Resso dalam sesi Q & A. Pada bagian komentar lagu barunya yang berkolaborasi dengan Nino RAN di aplikasi Resso berjudul "Tak Bisa", dia mengaku menikmati kegiatan menjawab pertanyaan dari penggemar. Topiknya beragam, seperti proses rekaman hingga kegiatan selama Ramadhan kemarin.
Lihat Juga :