Sejarah Pawang Hujan di Indonesia, Lengkap dengan Sajen dan Maknanya

Senin, 21 Maret 2022 - 17:37 WIB
loading...
A A A
Soal mantra teks, bisa dipakai rerajahan Bhatara Guru, Bhatara Wisnu, Hanoman kera putih, atau Bhima yang merupakan tokoh sakti dari Pandawa lima. Figur lain yang sering dimunculkan adalah Demung Dodokan atau dewa naga laut, Kalarau, Yuyu kepiting, Kodok kodok, Dewa Langit Arsa Telu, atau Naga Nguyup Matanai.

"Hooykaas menjelaskan di bukunya juga bahwa ritual tolak hujan dapat digunakan sebagai proteksi pertunjukan wayang kulit," terang laporan tersebut.

Seperti apa ritual yang dikerjakan?

Setiap pawang ternyata memiliki cara masing-masing. Ketika Anda tahu bahwa ritual pawang A mengenakan teknik A, maka pawang B mungkin akan menggunakan teknik yang berbeda, tidak harus A.

Tapi, ritual biasa dikerjakan dengan pasa putih atau berpuasa dengan hanya makan nasi tanpa garam dan minum air putih, sebelum 'hajatan' diadakan. Setelah itu, pawang hujan akan datang ke tempat tujuan memasang sepasang janur. Nah, janur ini diikat ke tiang yang menjadi pusat acara.

Jika acara menggunakan panggung, maka janur diikatkan di dua tiang panggung. Jika acara dilakukan di gedung, pawang hujan akan mengikat janur di pintu masuk kanan dan kiri.

Praktik ritual pawang hujan lainnya ialah menggunakan sapu lidi yang ditusuk di atasnya bawang merah, bawang putih, dan cabai. Teknik ini biasa dipakai di acara pernikahan.

Sesajen Pawang Hujan

Dalam menjalankan tugas sebagai pawang hujan, ada beberapa sajen yang mesti disiapkan. Sajen tersebut ternyata memiliki makna tersendiri.

"Ritual penangkal hujan memerlukan sesaji atau sajen. Sajen yang paling penting adalah tumpeng. Tumpeng ini disebut sebagai tumpeng robyong yang mengandung simbol budaya," terang laporan tersebut.

Berikut ini beberapa sesajen yang diminta pawang hujan untuk menolak hujan:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menguak Asal-Usul Candi...
Menguak Asal-Usul Candi Prambanan
Mengulas Kembali Tragedi...
Mengulas Kembali Tragedi Kelam Lubang Buaya: Fakta yang Terjadi
3 Oktober 2024 Hari...
3 Oktober 2024 Hari Apa? Ini Peristiwa yang Pernah Terjadi di Tanggal Tersebut
Sejarah TPU Tanah Kusir,...
Sejarah TPU Tanah Kusir, Tempat Peristirahatan Terakhir Marissa Haque
7 Ucapan Selamat Hari...
7 Ucapan Selamat Hari Radio Nasional 2024, Diperingati Setiap 11 September
Sejarah MS Glow, Brand...
Sejarah MS Glow, Brand Kecantikan Ternama Indonesia yang Jadi Perhatian
Museum ITB Diresmikan,...
Museum ITB Diresmikan, Ruang Baru Membaca Masa Lalu dan Merajut Masa Depan
Prabowo: Indonesia Berada...
Prabowo: Indonesia Berada pada Persimpangan Sejarah, di Tengah Konflik Dunia
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Rekomendasi
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Booth Kopi Koperasi...
Booth Kopi Koperasi Merah Putih Karanganyar Bidik Pasar Gen Z
Solusi Pemberantasan...
Solusi Pemberantasan Korupsi Menurut Islam: Dimulai dari Reformasi Individu dan Sosial
Berita Terkini
Menpar: Prambanan Jadi...
Menpar: Prambanan Jadi Jembatan Pariwisata Budaya dan Spiritual Indonesia-India
Solusi Menginap Berkualitas...
Solusi Menginap Berkualitas dengan Biaya Terjangkau Mulai Rp100.000
Microdrama Lagi Viral,...
Microdrama Lagi Viral, Judul You Light Up My World Wajib Ditonton di V+Short
Pura-Pura Pacaran, Berujung...
Pura-Pura Pacaran, Berujung Cinta Beneran? Ini Serunya Picked Up a Billionaire di V+Short
Link Nonton Trolls di...
Link Nonton Trolls di VISION+, Film Musikal Ceria untuk Nonton Bareng Keluarga
Martin Wiguna Hadirkan...
Martin Wiguna Hadirkan Kisah Friendzone yang Berujung Penyesalan di Gila Karena Cinta
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved