Jangan Asal Pilih Klinik Kecantikan, Ini yang Perlu Diperhatikan
Selasa, 22 Maret 2022 - 16:43 WIB
loading...
Menjamurnya klinik kecantikan perlu diantisipasi oleh konsumen yang ingin tampil menawan tanpa harus terancam bahaya. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Menjamurnya klinik kecantikan perlu diantisipasi oleh konsumen yang ingin tampil menawan tanpa harus terancam bahaya. Tidak bisa dipungkiri saat ini banyak tawaran-tawaran perawatan kecantikan yang beredar di masyarakat.
Pasalnya pasar perawatan kecantikan memang sangat menggoda. Kementerian Perindustrian menyebutkan populasi wanita di Indonesia mencapai 150 juta jiwa. Hal itu membuat Indonesia akan menjadi pasar kosmetik terbesar kelima di dunia pada 10-15 tahun mendatang. Nielsen and Euromonitor ikut memprediksi bahwa industri kecantikan Indonesia akan tumbuh setiap tahun sebesar 7,2% atau Rp77,3 triliun.
Baca Juga: Pernah Viral, Facial Treatment Jadi Andalan Klinik Kecantikan Ini
Menjamurnya berbagai klinik yang menawarkan berbagai jenis perawatan kecantikan dengan harga beragam itu justru harus diikuti dengan peningkatan pengetahuan pada konsumen. Mereka diharapkan lebih pintar dan cermat dalam memilih klinik yang aman, terpercaya dan berkualitas. Tentu saja hal itu untuk menghindari potensi bahaya yang dialami oleh konsumen.
CEO Maharis Clinic Dr Kevin Maharis, MD, Dip(Derm) mengatakan saat ini edukasi kepada konsumen merupakan hal yang penting. Tidak hanya konsumen menurutnya para dokter dan perawat yang memberikan perawatan kecantikan juga harus terus meningkatkan keterampilan.
Hal itulah yang diulakukan Maharis Clinic selama satu dekade terakhir. Pasalnya, selama 10 tahun berkiprah, Maharis Clinic menyaksikan langsung meningkatnya kesadaran masyarakat akan kosmetik, perawatan wajah, dan medical aesthetic, seiring dengan pesatnya perkembangan industri kecantikan Indonesia.
Baca Juga: Gandeng Xcelerate, Klinik Kecantikan Ini Siap Ekspansi ke Berbagai Kota
Pasalnya pasar perawatan kecantikan memang sangat menggoda. Kementerian Perindustrian menyebutkan populasi wanita di Indonesia mencapai 150 juta jiwa. Hal itu membuat Indonesia akan menjadi pasar kosmetik terbesar kelima di dunia pada 10-15 tahun mendatang. Nielsen and Euromonitor ikut memprediksi bahwa industri kecantikan Indonesia akan tumbuh setiap tahun sebesar 7,2% atau Rp77,3 triliun.
Baca Juga: Pernah Viral, Facial Treatment Jadi Andalan Klinik Kecantikan Ini
Menjamurnya berbagai klinik yang menawarkan berbagai jenis perawatan kecantikan dengan harga beragam itu justru harus diikuti dengan peningkatan pengetahuan pada konsumen. Mereka diharapkan lebih pintar dan cermat dalam memilih klinik yang aman, terpercaya dan berkualitas. Tentu saja hal itu untuk menghindari potensi bahaya yang dialami oleh konsumen.
CEO Maharis Clinic Dr Kevin Maharis, MD, Dip(Derm) mengatakan saat ini edukasi kepada konsumen merupakan hal yang penting. Tidak hanya konsumen menurutnya para dokter dan perawat yang memberikan perawatan kecantikan juga harus terus meningkatkan keterampilan.
Hal itulah yang diulakukan Maharis Clinic selama satu dekade terakhir. Pasalnya, selama 10 tahun berkiprah, Maharis Clinic menyaksikan langsung meningkatnya kesadaran masyarakat akan kosmetik, perawatan wajah, dan medical aesthetic, seiring dengan pesatnya perkembangan industri kecantikan Indonesia.
Baca Juga: Gandeng Xcelerate, Klinik Kecantikan Ini Siap Ekspansi ke Berbagai Kota
Lihat Juga :