Orami Inisiasi Pemberdayaan Ibu di Masa Sulit
Kamis, 18 Juni 2020 - 01:05 WIB
loading...
A
A
A
Kini, di tengah pandemi COVID-19, program "Ibu Sibuk" Orami kembali digalakkan dengan berbagai benefit dan keunggulan tambahan. Di batch "Ibu Sibuk" kali ini, selain berasal dari para ibu di komunitas Orami, terdapat pula agen-agen baru "Ibu Sibuk" yang diambil dari lulusan Mom Leadership Academy (MLA) yang digagas Orami Community pada Mei 2020.
“MLA adalah program kepemimpinan khusus yang dibuat dengan tujuan mengembangkan potensi dan memberdayakan para ibu serta mempromosikan isu seputar keluarga dan pengasuhan di Indonesia,” sebut Haryo.
Berbeda dengan batch "Ibu Sibuk" sebelumnya, kali ini peserta "Ibu Sibuk" juga mendapatkan pelatihan bisnis dan bantuan tambahan modal usaha.
Haryo berharap, para ibu sibuk ini selain membantu keuangan keluarga, juga dapat menolong komunitas terdekatnya untuk memperoleh barang kebutuhan anak secara lebih terjangkau dan dekat.
Menurut Haryo, dalam program "Ibu Sibuk", kaum ibu yang bergabung tidak hanya dibekali modal usaha, namun juga ilmu dan pelatihan terkait kiat-kiat berdagang secara online. Orami merasa, hal-hal seperti ini sangat diperlukan, apalagi di tengah wabah COVID-19 di mana banyak keluarga harus kehilangan mata pencaharian.
“MLA adalah program kepemimpinan khusus yang dibuat dengan tujuan mengembangkan potensi dan memberdayakan para ibu serta mempromosikan isu seputar keluarga dan pengasuhan di Indonesia,” sebut Haryo.
Berbeda dengan batch "Ibu Sibuk" sebelumnya, kali ini peserta "Ibu Sibuk" juga mendapatkan pelatihan bisnis dan bantuan tambahan modal usaha.
Haryo berharap, para ibu sibuk ini selain membantu keuangan keluarga, juga dapat menolong komunitas terdekatnya untuk memperoleh barang kebutuhan anak secara lebih terjangkau dan dekat.
Menurut Haryo, dalam program "Ibu Sibuk", kaum ibu yang bergabung tidak hanya dibekali modal usaha, namun juga ilmu dan pelatihan terkait kiat-kiat berdagang secara online. Orami merasa, hal-hal seperti ini sangat diperlukan, apalagi di tengah wabah COVID-19 di mana banyak keluarga harus kehilangan mata pencaharian.
Lihat Juga :