3 Cara Atasi Cemas, Psikolog Kupas Tuntas lewat Podcast Aksi Nyata
Selasa, 12 April 2022 - 12:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Apa Beda Anxiety dan Depresi? Ini Penjelasan Psikolog
Kemudian tahap selanjutnya jika dibutuhkan adalah release. “Kedua adalah release, detoks. Ada berbagai cara. Menangi, menulis, melakukan hobi yang kita sukai juga bisa. Tapi jika intesitasnya tinggi, maka bisa membutuhkan bantuan profesional,” ujarnya.
Lalu cara terakhir yakni rekonstruksi agar tidak mengalami hal serupa.
“Pikiran itu luas dan liar, kita harus pegang pakemnya, we are the boss. Jadi, ingat, kita punya hak kewajiban dengan apa yang mau atau kita ambil di pikiran kita,” kata Mazdha.
“Yang bahaya itu self defeating. Kalau itu terjadi, lama-lama bisa jadi kecemasan dan depresi. Tetapi once kita melakukan konfrontasi, kita bisa lebih bangkit,” pungkasnya.
Kemudian tahap selanjutnya jika dibutuhkan adalah release. “Kedua adalah release, detoks. Ada berbagai cara. Menangi, menulis, melakukan hobi yang kita sukai juga bisa. Tapi jika intesitasnya tinggi, maka bisa membutuhkan bantuan profesional,” ujarnya.
Lalu cara terakhir yakni rekonstruksi agar tidak mengalami hal serupa.
“Pikiran itu luas dan liar, kita harus pegang pakemnya, we are the boss. Jadi, ingat, kita punya hak kewajiban dengan apa yang mau atau kita ambil di pikiran kita,” kata Mazdha.
“Yang bahaya itu self defeating. Kalau itu terjadi, lama-lama bisa jadi kecemasan dan depresi. Tetapi once kita melakukan konfrontasi, kita bisa lebih bangkit,” pungkasnya.
(tsa)
Lihat Juga :