Varian BA.2.12 dan BA.2.12.1 Dominasi Kasus Covid-19 di Amerika Serikat dan Eropa, IDI: Lebih Mudah Menginfeksi
Minggu, 17 April 2022 - 14:07 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Waspada! Omicron Siluman BA.2 Merajalela di Hong Kong
Prof. Zubairi juga mengatakan, bukan hanya New York di Amerika Serikat yang angka kasus varian BA.2.12 dan BA.2.12.1-nya tinggi. Di negara-negara seperti Inggris, Kanada, Australia, dan Israel pun telah ditemukan peningkatan kasus serupa.
Sekadar informasi, kedua subvarian dari Omicron tersebut diperkirakan memiliki keunggulan pertumbuhan 23%-27% di atas varian BA.2 asli. Berdasarkan data baru GISAID serta data tambahan yang dikirimkan ke Wadsworth Center dari laboratorium di New York, ditemukan bahwa varian baru tersebut sangat menular dan berkemungkinan berkontribusi pada peningkatan kasus Covid-19.
Pada Maret 2022, kasus BA.2.12 dan BA.2.12.1 meningkat menjadi lebih dari 70% prevalensi di Central New York dan lebih dari 20% prevalensi di wilayah Finger Lakes. Sementara, data untuk April 2022 menunjukkan bahwa level peningkatan kasus di Central New York sekarang sudah di atas 90%.
Prof. Zubairi juga mengatakan, bukan hanya New York di Amerika Serikat yang angka kasus varian BA.2.12 dan BA.2.12.1-nya tinggi. Di negara-negara seperti Inggris, Kanada, Australia, dan Israel pun telah ditemukan peningkatan kasus serupa.
Sekadar informasi, kedua subvarian dari Omicron tersebut diperkirakan memiliki keunggulan pertumbuhan 23%-27% di atas varian BA.2 asli. Berdasarkan data baru GISAID serta data tambahan yang dikirimkan ke Wadsworth Center dari laboratorium di New York, ditemukan bahwa varian baru tersebut sangat menular dan berkemungkinan berkontribusi pada peningkatan kasus Covid-19.
Pada Maret 2022, kasus BA.2.12 dan BA.2.12.1 meningkat menjadi lebih dari 70% prevalensi di Central New York dan lebih dari 20% prevalensi di wilayah Finger Lakes. Sementara, data untuk April 2022 menunjukkan bahwa level peningkatan kasus di Central New York sekarang sudah di atas 90%.
(tsa)
Lihat Juga :