Sering Dicap Pengacara Angkuh, Hotman Paris Justru Pernah Bantu Korban Pemerkosaan Temukan Keadilan

Rabu, 27 April 2022 - 10:32 WIB
loading...
Sering Dicap Pengacara Angkuh, Hotman Paris Justru Pernah Bantu Korban Pemerkosaan Temukan Keadilan
Hotman Paris menepis tudingan sebagai pengacara yang angkuh dan gemar pamer harta dengan kebiasaannya membuka layanan hukum gratis. . Foto: MPI/Arya Ravato Bagasraga
A A A
JAKARTA - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea dinilai sebagian orang sebagai pengacara yang angkuh dan pamer harta.

Namun, Hotman pun menepis tudingan itu dengan kebiasaannya membuka layanan hukum gratis. Ya, Hotman sering membuka layanan gratis itu di kedai kopi yang sering dikunjunginya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta.

"Kalian sudah dengar Kopi Johny yang sudah melambung tinggi. Sebelum pandemi, pencari keadilan gratis dari seluruh Indonesia itu kenyataan. Saya tidak pernah menyombongkan itu," ujar Hotman Paris dalam jumpa pers di kantor Dewan Pengacara Nasional, Jakarta Selatan, Selasa, 26 April 2022.

Baca juga: Hotman Paris Joget Bareng Aspri, Pengacara: yang Penting Tidak Wanita di Bawah Umur

Pengacara 62 tahun itu pun memiliki sejumlah cerita terkait masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum darinya. Salah satunya adalah warga yang terhimpit dengan keadaan sehingga tak mendapatkan keadilan.

"Saya suruh dia datang ke Kopi Johny. Terus dia datang dan jelaskan, putrinya dia kerja di tempat karaoke dan ternyata dijual. Harus melayani lelaki hidung belang lima kali sehari. Dijual Rp550 ribu, dan hanya dapat setengahnya," ungkapnya.

Selanjutnya, Hotman Paris langsung meminta bantuan pihak kepolisian untuk membebaskan perempuan itu, yang sempat disandera.

"Tidak sampai 30 menit, dua penyidik datang. Setelah diceritakan langsung, datang ke TKP, tempat karaoke. Tidak sampai sejam, korban bisa dibebaskan dan pulang," ucap Hotman.



Kemudian, Hotman Paris juga menceritakan pengalaman yang lain, yakni tentang seorang perempuan di bawah umur yang diduga jadi korban pemerkosaan.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1610 seconds (10.55#12.26)