alexametrics

Ayu Azhari Dukung Upaya IGC Menduniakan Kuliner Nusantara

loading...
Ayu Azhari Dukung Upaya IGC Menduniakan Kuliner Nusantara
Ayu Azhari berharap kuliner Indonesia bisa sejajar dengan makanan dari negara lain. / Foto: Thomas Manggalla
A+ A-
JAKARTA - Artis kenamaan Tanah Air, Ayu Azhari begitu mencintai keragaman kuliner di setiap daerah di Indonesia. Dengan kekayaan dan keanekaragaman cita rasa yang dimiliki nusantara, Ayu ingin kuliner Indonesia bisa sejajar dengan makanan dari negara lain.

(Baca juga: Pria Lebih Suka Wanita yang Pandai Memasak, Ini Alasannya!)

"Kuliner Indonesia beragam jenis dan mempunyai rasa yang setiap daerah ada khasnya sama makanan. Gudeg misalnya, tetapi gudeg orang Sunda dan Jawa beda rasanya namun sama lezat. Inilah yang membuat kuliner Indonesia bisa sejajar dan bersaing dengan kuliner negara lain," kata Ayu Azhari dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (19/6).

Menurutnya, kuliner Indonesia itu tergantung daerah dan masyarakatnya. Pemilik nama lengkap Ayu Khadijah Azhari itu pun mencontohkan seperti di Kepulauan Bangka, pempeknya beda dengan Palembang. Pasalnya, bahan ikan di Kepulauan Bangka menggunakan ikan laut, sedangkan Palembang lebih banyak menggunakan ikan sungai. Begitupun juga sausnya berbeda.



"Kuliner kita bisa menjadi culinary diplomacy atau gastronomy diplomacy, pendekatan budaya akan lebih mudah serta mengena untuk lebih mengenal dan dekat di hati," ucapnya.

Dalam upaya menduniakan kuliner-kuliner nusantara, Ayu sangat mendukung yang dilakukan Indonesia Gastronomy Comunity. Komunitas yang telah diluncurkan sejak 27 Maret lalu itu merupakan komunitas pencinta makanan Indonesia. Mengusung motto Selera Indonesia untuk Dunia, IGC mendukung cita rasa Indonesia di panggung dunia melalui tiga poin besarnya.



Pertama, yakni melestarikan, memajukan, menguatkan dan memberdayakan yang terkandung di dalamnya guna menguatkan Indonesia dalam segala bidang. Kedua, menjadikan makanan minuman Indonesia sebagai daya ungkit untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat, bangsa dan negara Indonesia.

Dan yang terakhir atau ketiga, menjadikan kekayaan khasanah makanan dan minuman Indonesia yang tersebar di pelosok nusantara sebagai medium perekat dan pemersatu bangsa dan negara Indonesia. Sedangkan Gastronomi merupakan seni makan yang mempelajari kaitannya makanan dengan pengetahuan sejarah dan budaya suatu daerah, sebagai kearifan lokal masyarakat setempat.

Ketua Umum Indonesian Gastronomy Community, Ria Musiawan berujar bahwa visi dan misi besar IGC ini tentunya tidak akan mudah terwujud tanpa dukungan maupun partisipasi dari berbagai pihak untuk memajukan Indonesia.
(nug)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak