Bawa Barang Bukti, Billy Syahputra Ngaku Pernah Jual Beli Mobil dengan Bos DNA Pro

Kamis, 28 April 2022 - 18:51 WIB
loading...
Bawa Barang Bukti, Billy Syahputra Ngaku Pernah Jual Beli Mobil dengan Bos DNA Pro
Kuasa hukum Billy Syahputra, Fahmi Bachmid menegaskan bahwa kliennya tak terkait dalam bisnis DNA Pro. / Foto: MPI/Lintang Tribuana
A A A
JAKARTA - Kuasa hukum Billy Syahputra , Fahmi Bachmid menegaskan bahwa kliennya tak terkait dalam bisnis DNA Pro.

Artis 31 tahun itu dipanggil ke Bareskrim Polri lantaran sempat terlibat jual beli mobil dengan founder DNA Pro , Stefanus Richard atau dikenal Steven Richard.

"Sebenarnya Billy tak ada keterkaitan dengan persoalan bisnis itu. Billy cuma menjual sebuah mobil," ujar Fahmi Bachmid di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (28/4/2022).

Baca juga: Terseret Kasus DNA Pro, Musisi Ello Batal Diperiksa Hari Ini

Fahmi mengaku, pihaknya kini membawa barang bukti untuk pemeriksaan. Namun, dia enggan membeberkan secara jelas mengenai barang bukti yang dibawa tersebut.

"Ada kami menyerahkan sesuatu membuktikan bahwa adalah murni, enggak ada kaitannya. Hanya jual beli," ucapnya.

Sebelumnya, Billy Syahputra tiba di Bareskrim Polri sekitar pukul 13.15 WIB. Mantan kekasih Amanda Manopo itu tampil stylish memakai varsity jacket berwarna Navy dengan kaos putih, dan celana berwarna senada, serta masker hitam.

Selain Billy, ada sejumlah figur publik lainnya yang ikut diperiksa Bareskrim Polri akibat terseret kasus DNA Pro. Beberapa di antaranya Yosi, Rossa, Ivan Gunawan hingga Lesti Kejora dan Rizky Billar.

DNA Pro diduga melakukan dugaan penipuan. Sebanyak 122 orang mengaku menjadi korban dan melaporkan dugaan investasi bodong tersebut ke Bareskrim Polri pada Senin, 28 Maret 2022.

Baca juga: Cantiknya Margot Robbie, Tampil dengan Rambut Pirang Layaknya Barbie

Sebanyak 56 orang dilaporkan ke polisi, yang terdiri dari pendiri hingga komisaris DNA Pro. Bareskrim Polri menduga kerugian sementara para korban dalam perkara ini mencapai Rp97 miliar.
(nug)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2144 seconds (11.210#12.26)