Kasusnya Terus Meningkat, Campak pada Anak-Anak Jadi Perhatian WHO dan UNICEF
Sabtu, 30 April 2022 - 19:27 WIB
loading...
A
A
A
"Afrika mencatat peningkatan campak 400 persen menjadi lebih dari 17.000 kasus antara Januari dan Maret 2022," terang laporan Fox News, dikutip MNC Portal, Sabtu (30/4/2022).
Menurut WHO , peningkatan kasus ini adalah tanda yang mengkhawatirkan dari peningkatan risiko penyebaran penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin dan dapat memicu wabah yang lebih besar yang berdampak pada jutaan anak-anak.
WHO mencatat bahwa gangguan terkait pandemi Covid-19, ketidakadilan vaksin, dan pengalihan sumber daya dari imunisasi rutin membuat anak-anak tanpa perlindungan dari campak dan penyakit lain yang dapat dicegah dengan vaksin.
"Risiko semakin meningkat karena fokus pada mitigasi Covid-19 ataupun perpindahan karena konflik dan krisis," sebut laporan Fox News.
Karena campak sangat menular, kasus cenderung muncul dengan cepat ketika tingkat vaksinasi menurun. Badan-badan tersebut pun khawatir bahwa wabah campak dapat menjadi alarm bahwa sejatinya dunia ini tengah menghadapi wabah lain dari penyakit yang tidak cepat menular.
"Pandemi Covid-19 terbukti mengganggu pelayanan imunisasi, sistem kesehatan kewalahan, dan sekarang masyarakat dunia tahu bahwa terjadi lonjakan kasus signifikan pada campak yang mematikan," tambah laporan tersebut.
Menurut WHO , peningkatan kasus ini adalah tanda yang mengkhawatirkan dari peningkatan risiko penyebaran penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin dan dapat memicu wabah yang lebih besar yang berdampak pada jutaan anak-anak.
WHO mencatat bahwa gangguan terkait pandemi Covid-19, ketidakadilan vaksin, dan pengalihan sumber daya dari imunisasi rutin membuat anak-anak tanpa perlindungan dari campak dan penyakit lain yang dapat dicegah dengan vaksin.
"Risiko semakin meningkat karena fokus pada mitigasi Covid-19 ataupun perpindahan karena konflik dan krisis," sebut laporan Fox News.
Karena campak sangat menular, kasus cenderung muncul dengan cepat ketika tingkat vaksinasi menurun. Badan-badan tersebut pun khawatir bahwa wabah campak dapat menjadi alarm bahwa sejatinya dunia ini tengah menghadapi wabah lain dari penyakit yang tidak cepat menular.
"Pandemi Covid-19 terbukti mengganggu pelayanan imunisasi, sistem kesehatan kewalahan, dan sekarang masyarakat dunia tahu bahwa terjadi lonjakan kasus signifikan pada campak yang mematikan," tambah laporan tersebut.
Lihat Juga :