Kemenparekraf Fokus 5 Pilar Pariwisata dalam The 1st Tourism Working Group
Senin, 09 Mei 2022 - 20:55 WIB
loading...
Kemenparekraf mendapat kehormatan untuk melaksanakan event skala internasional sebagai Chair pada Tourism Working Group yang merupakan salah satu working group dari Presidensi Indonesia pada KTT G20 2022.
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendapat kehormatan untuk melaksanakan event skala internasional sebagai Chair pada “Tourism Working Group” yang merupakan salah satu working group dari Presidensi Indonesia pada KTT G20 2022.
Untuk "The 1st Tourism Working Group" sendiri akan digelar secara hybrid pada 10 - 11 Mei 2022, di Sudamala Resort, Komodo, Labuan Bajo.
Plt. Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Frans Teguh menyatakan, bahwa pandemi telah memberikan pelajaran yang berharga bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif secara global.
Krisis tersebut memperlihatkan, kata Frans, begitu pentingnya peran masyarakat dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan. Di mana hal tersebut dilakukan sebagai langkah pengelolaan pariwisata jangka menengah dan jangka panjang.
Baca Juga: Kemenparekraf Terus Berupaya Kembangkan Pariwisata Nusantara
">Untuk "The 1st Tourism Working Group" sendiri akan digelar secara hybrid pada 10 - 11 Mei 2022, di Sudamala Resort, Komodo, Labuan Bajo.
Plt. Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Frans Teguh menyatakan, bahwa pandemi telah memberikan pelajaran yang berharga bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif secara global.
Krisis tersebut memperlihatkan, kata Frans, begitu pentingnya peran masyarakat dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan. Di mana hal tersebut dilakukan sebagai langkah pengelolaan pariwisata jangka menengah dan jangka panjang.
Baca Juga: Kemenparekraf Terus Berupaya Kembangkan Pariwisata Nusantara
Frans mengatakan, para delegasi G20 yang hadir secara hybrid dalam forum “The 1st Tourism Working Group”, berkesempatan menyampaikan langkah atau strategi konkrit berdasarkan best practice yang dapat dikerjasamakan antar negara anggota.