Wenny Ariani Klarifikasi soal Jual Putus Anaknya ke Rezky Aditya
Minggu, 29 Mei 2022 - 16:47 WIB
loading...
Wenny Ariani membantah pernyataan kuasa hukum Rezky Aditya soal jual putus anaknya. Foto/Tangkap Layar YouTube Denny Sumargo
A
A
A
JAKARTA - Perseteruan antaran Rezky Aditya dan Wenny Ariani belum menemui titik terang. Kali ini, pihak Wenny membantah pernyataan kuasa hukum Rezky dalam klarifikasi terakhirnya.
Kuasa hukum Wenny Ariani, Ferry Aswan, membantah pernyataan yang dilontarkan pihak Rezky terkait permintaan jual putus anak. Menurutnya, pernyataan tersebut sangat bertolak belakang dengan kejadian dalam pertemuan kedua belah pihak beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Rezky Aditya Siap Tes DNA, Citra Kirana: Itu Tidak Akan Ubah Rumah Tangga Saya
"Ada beberapa hal yang harus saya luruskan juga, karena pernyataan mereka tidak sesuai yang saya alami pada saat pertemuan," kata Ferry Aswan saat ditemui awak media di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Sang pengacara menyoroti pernyataan yang menyebut pihaknya ingin melakukan jual putus anak kepada Rezky Aditya.
Ferry menilai, pernyataan tersebut mengandung makna bias sehingga bisa menimbulkan pemikiran negatif di tengah masyarakat. "Jadi bias, jadi ke mana-mana. Jadi orang punya pemikiran bercabang dengan pernyataan itu," kata Ferry Aswan.
Kuasa hukum Wenny Ariani, Ferry Aswan, membantah pernyataan yang dilontarkan pihak Rezky terkait permintaan jual putus anak. Menurutnya, pernyataan tersebut sangat bertolak belakang dengan kejadian dalam pertemuan kedua belah pihak beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Rezky Aditya Siap Tes DNA, Citra Kirana: Itu Tidak Akan Ubah Rumah Tangga Saya
"Ada beberapa hal yang harus saya luruskan juga, karena pernyataan mereka tidak sesuai yang saya alami pada saat pertemuan," kata Ferry Aswan saat ditemui awak media di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Sang pengacara menyoroti pernyataan yang menyebut pihaknya ingin melakukan jual putus anak kepada Rezky Aditya.
Ferry menilai, pernyataan tersebut mengandung makna bias sehingga bisa menimbulkan pemikiran negatif di tengah masyarakat. "Jadi bias, jadi ke mana-mana. Jadi orang punya pemikiran bercabang dengan pernyataan itu," kata Ferry Aswan.
Lihat Juga :