Marshanda Idap Tumor Payudara, Kenali Gejala dan Penyebabnya
Senin, 30 Mei 2022 - 13:30 WIB
loading...
A
A
A
Dalam situasi ini, tumor diangkat, memungkinkan rasa sakit atau komplikasi mereda. Sementara tumor ganas bersifat kanker dan agresif karena menyerang dan merusak jaringan di sekitarnya. Ketika tumor dicurigai ganas, dokter akan melakukan biopsi untuk menentukan tingkat keparahan atau agresivitas tumor.
Ini artinya, tidak selalu benjolan pada payudara adalah berbahaya. Meskipun payudara umumnya dikaitkan dengan wanita, jaringan payudara ada pada pria dan wanita. Hormon Anda dapat mempengaruhi jaringan ini. Perubahan hormon dapat menyebabkan benjolan terbentuk dan, dalam beberapa kasus, menghilang secara alami.
Kondisi ini bisa dialami oleh siapa saja pada usia berapa pun. Ada banyak kemungkinan penyebab munculnya benjolan di payudara. Di antaranya, kista payudara, kista susu, payudara fibrokistik, fibroadenoma, hamartoma, papiloma intraduktal. Lipoma atau infeksi payudara, cedera hingga kanker payudara.
Meski sebagian besar benjolan payudara tidak bersifat kanker. Namun, Anda harus membuat janji bertemu dokter jika mengalami gejala seperti menemukan benjolan baru, area payudara Anda terasa berbeda dari yang lain, benjolan tidak hilang setelah haid, benjolan berubah atau tumbuh lebih besar, payudara memar tanpa alasan yang jelas.
Baca Juga: Idap Tumor Payudara, Marshanda Berobat hingga ke Singapura
Gejala lainnya adalah kulit payudara merah atau mulai mengerut seperti kulit jeruk, puting terbalik hingga keluarnya darah dari puting susu.
Ini artinya, tidak selalu benjolan pada payudara adalah berbahaya. Meskipun payudara umumnya dikaitkan dengan wanita, jaringan payudara ada pada pria dan wanita. Hormon Anda dapat mempengaruhi jaringan ini. Perubahan hormon dapat menyebabkan benjolan terbentuk dan, dalam beberapa kasus, menghilang secara alami.
Kondisi ini bisa dialami oleh siapa saja pada usia berapa pun. Ada banyak kemungkinan penyebab munculnya benjolan di payudara. Di antaranya, kista payudara, kista susu, payudara fibrokistik, fibroadenoma, hamartoma, papiloma intraduktal. Lipoma atau infeksi payudara, cedera hingga kanker payudara.
Meski sebagian besar benjolan payudara tidak bersifat kanker. Namun, Anda harus membuat janji bertemu dokter jika mengalami gejala seperti menemukan benjolan baru, area payudara Anda terasa berbeda dari yang lain, benjolan tidak hilang setelah haid, benjolan berubah atau tumbuh lebih besar, payudara memar tanpa alasan yang jelas.
Baca Juga: Idap Tumor Payudara, Marshanda Berobat hingga ke Singapura
Gejala lainnya adalah kulit payudara merah atau mulai mengerut seperti kulit jeruk, puting terbalik hingga keluarnya darah dari puting susu.
(dra)
Lihat Juga :