Warung Jame Hadirkan Kuliner Tradisional Khas Aceh dengan Rasa Otentik
Senin, 30 Mei 2022 - 16:51 WIB
loading...
Warung Jame Hadirkan Kuliner Tradisional Khas Aceh dengan Rasa Otentik. Foto/Thomas Manggalla
A
A
A
JAKARTA - Warung atau restoran khas Aceh kini jumlahnya semakin menjamur di Jakarta. Bahkan bisa kamu jumpai meski di jalan-jalan dekat rumah.
Layaknya rumah makan Aceh, wajib untuk menyajikan menu andalan seperti Martabak, Mie Aceh, Nasi Goreng Aceh, Teh Tarik, dan Kopi Aceh. Tapi ada satu warung makan Aceh bernama Warung Jame yang memiliki slogan menarik tapi menyentuh, yaitu 100% Aceh.
Alhasil, apabila mencicipi makanan dan minuman sedikit banyak akan mengobati rasa kangen hidangan tradisional Aceh yang kaya rasa rempah nan menggetarkan lidah.
Berada di kawasan ramai, persisnya, di pertigaan Jalan Duren Tiga dan Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, tidak jauh dari markas grup band Slank.
Baca Juga: Makan Mie Aceh di Warung Pinggir Jalan, Anies Temukan Anak Muda Tangguh, Ulet, dan Ceria
Jame diambil dari pepatah Aceh yang terkenal, yakni ‘Peumulia Jamee Adat Geutanyoe’ artinya, memuliakan tamu adalah adat kami.
Founder Jame, Juanda Maulana, mengungkapkan alasannya mengapa membuka warung makan Aceh, selain dirinya yang merupakan Putra Aceh.
Layaknya rumah makan Aceh, wajib untuk menyajikan menu andalan seperti Martabak, Mie Aceh, Nasi Goreng Aceh, Teh Tarik, dan Kopi Aceh. Tapi ada satu warung makan Aceh bernama Warung Jame yang memiliki slogan menarik tapi menyentuh, yaitu 100% Aceh.
Alhasil, apabila mencicipi makanan dan minuman sedikit banyak akan mengobati rasa kangen hidangan tradisional Aceh yang kaya rasa rempah nan menggetarkan lidah.
Berada di kawasan ramai, persisnya, di pertigaan Jalan Duren Tiga dan Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, tidak jauh dari markas grup band Slank.
Baca Juga: Makan Mie Aceh di Warung Pinggir Jalan, Anies Temukan Anak Muda Tangguh, Ulet, dan Ceria
Jame diambil dari pepatah Aceh yang terkenal, yakni ‘Peumulia Jamee Adat Geutanyoe’ artinya, memuliakan tamu adalah adat kami.
Founder Jame, Juanda Maulana, mengungkapkan alasannya mengapa membuka warung makan Aceh, selain dirinya yang merupakan Putra Aceh.
Lihat Juga :