Buluk Eks Superglad Diduga Bawa Kabur Rp2,4 Miliar, Korban Serahkan Bukti ke Polisi
Senin, 06 Juni 2022 - 12:11 WIB
loading...
Buluk mantan personel Superglad diduga membawa kabur uang senilai Rp2,4 miliar terkiat investasi bodong. Para korban telah menyerahkan bukti kuat ke polisi. Foto/Instagram Buluk
A
A
A
JAKARTA - Buluk mantan personel Superglad diduga membawa kabur uang senilai Rp2,4 miliar terkiat investasi bodong . Para korban pun kini telah menyerahkan sejumlah bukti kuat ke polisi.
Mereka memutuskan membawa perkara ini ke meja hijau dengan membuat laporan pada 23 Mei 2022. Salah satu korban, Besly Irawan Sinaga, mengaku dia dan lainnya telah mentransfer uang langsung ke rekening Buluk untuk melakukan investasi beras Bulog Cirebon.
"Ini model-modelnya kayak gini nih, screenshotan chat kakaknya ini. Di sini ada request dia minta Rp500 jutaan untuk proyek di tahun 2022. Terus ini juga screenshot kakaknya (chat) yang dia kirim ke saya," kata Besly di Jakarta belum lama ini.
"Iya semua kirim langsung ke rekening Buluk," sambungnya.
Baca Juga: Buluk Diduga Lakukan Penipuan Investasi Bodong, Superglad: Tidak Ada Sangkut Pautnya dengan Kami
Besly juga meragukan terkait pesan singkat yang dia terima dari kakak pemilik nama asli Lukman Laksamana itu. Akhirnya, dia menemukan fakta baru jika pesan tersebut bukanlah dari kakak kandung Buluk sesungguhnya.
"Ini tuh tanda tanya juga ya. Bener apa nggak (pesan itu dari kakaknya Buluk). Udah tanya kakaknya, kakaknya bilang ini bukan dia," ungkap Besly.
"Cuma kita nggak tahu di nomor ini beneran nomor kakaknya atau bukan. Terus ini bukti-bukti transfernya. Ini waktu itu Rp348 juta, ini Rp83 juta," tambahnya.
Di sisi lain, Besly dan korban lainnya berharap uang mereka kembali. Besly secara tegas menuntut ganti rugi dari Buluk.
Baca Juga: Terseret Kasus Penipuan, Buluk Eks Superglad Diduga Bawa Lari Uang Korban Rp2,4 Miliar
"Jadi sebenarnya kalau kata sepakat itu yang utama adalah masalah kerugian kita minta digantiin," jelas Besly.
Besly berharap masalah ini segera menemui titik terang. Dia juga tak mempermasalahkan pembayaran ganti rugi dilakukan secara berangsur.
"Mau dicicil atau apapun, digantiin atau ditutupinlah," tutup Besly.
Polda Metro Jaya menerima dua aduan atas dugaan penipuan yang dilakukan Buluk pada 23 Mei 2022. Dalam laporan pertama, Buluk dilaporkan atas dugaan membawa lari uang sebesar Rp1,45 miliar oleh Besly Irawan Sinaga dengan dugaan penipuan berkedok investasi bodong.
Baca Juga: Demi Buluk Bisa Ditangkap, Korban Bikin Sayembara Uang
Sedangkan untuk laporan kedua, Buluk dilaporkan oleh seseorang bernama Yosy yang mengaku merugi Rp50 juta atas dugaan serupa.
Mereka memutuskan membawa perkara ini ke meja hijau dengan membuat laporan pada 23 Mei 2022. Salah satu korban, Besly Irawan Sinaga, mengaku dia dan lainnya telah mentransfer uang langsung ke rekening Buluk untuk melakukan investasi beras Bulog Cirebon.
"Ini model-modelnya kayak gini nih, screenshotan chat kakaknya ini. Di sini ada request dia minta Rp500 jutaan untuk proyek di tahun 2022. Terus ini juga screenshot kakaknya (chat) yang dia kirim ke saya," kata Besly di Jakarta belum lama ini.
"Iya semua kirim langsung ke rekening Buluk," sambungnya.
Baca Juga: Buluk Diduga Lakukan Penipuan Investasi Bodong, Superglad: Tidak Ada Sangkut Pautnya dengan Kami
Besly juga meragukan terkait pesan singkat yang dia terima dari kakak pemilik nama asli Lukman Laksamana itu. Akhirnya, dia menemukan fakta baru jika pesan tersebut bukanlah dari kakak kandung Buluk sesungguhnya.
"Ini tuh tanda tanya juga ya. Bener apa nggak (pesan itu dari kakaknya Buluk). Udah tanya kakaknya, kakaknya bilang ini bukan dia," ungkap Besly.
"Cuma kita nggak tahu di nomor ini beneran nomor kakaknya atau bukan. Terus ini bukti-bukti transfernya. Ini waktu itu Rp348 juta, ini Rp83 juta," tambahnya.
Di sisi lain, Besly dan korban lainnya berharap uang mereka kembali. Besly secara tegas menuntut ganti rugi dari Buluk.
Baca Juga: Terseret Kasus Penipuan, Buluk Eks Superglad Diduga Bawa Lari Uang Korban Rp2,4 Miliar
"Jadi sebenarnya kalau kata sepakat itu yang utama adalah masalah kerugian kita minta digantiin," jelas Besly.
Besly berharap masalah ini segera menemui titik terang. Dia juga tak mempermasalahkan pembayaran ganti rugi dilakukan secara berangsur.
"Mau dicicil atau apapun, digantiin atau ditutupinlah," tutup Besly.
Polda Metro Jaya menerima dua aduan atas dugaan penipuan yang dilakukan Buluk pada 23 Mei 2022. Dalam laporan pertama, Buluk dilaporkan atas dugaan membawa lari uang sebesar Rp1,45 miliar oleh Besly Irawan Sinaga dengan dugaan penipuan berkedok investasi bodong.
Baca Juga: Demi Buluk Bisa Ditangkap, Korban Bikin Sayembara Uang
Sedangkan untuk laporan kedua, Buluk dilaporkan oleh seseorang bernama Yosy yang mengaku merugi Rp50 juta atas dugaan serupa.
(dra)
Lihat Juga :