Cacar Monyet Semakin Dekat ke Indonesia, Dokter Fajri: Tidak Perlu Panik
Selasa, 07 Juni 2022 - 11:14 WIB
loading...
Kehadiran monkeypox atau cacar monyet semakin menyebar ke berbagai negara. Saat ini sudah terdeteksi di Singapura, yang asalnya dikatakan dari pelancong transit di Bandara Changi. Foto/Ilustrasi/ist
A
A
A
JAKARTA - Kehadiran monkeypox atau cacar monyet semakin menyebar ke berbagai negara. Saat ini sudah terdeteksi di Singapura, yang asalnya dikatakan dari pelancong transit di Bandara Changi.
Mengetahui informasi tersebut, dr. Muhammad Fajri Adda’I, dokter relawan Covid-19 dan edukator kesehatan mengatakan tidak perlu takut atau khawatir secara berlebihan. Menurutnya, masyarakat perlu memahami bagaimana pola penyebaran dari cacar monyet.
Juga memahami bagaimana cara mengatasi atau tindakan pencegahan cacar monyet. Dia menegaskan bahwa cacar monyet tidak mudah menular seperti Covid-19.
"Jadi nggak perlu panik, cukup diketahui saja bagaimana penularan dan pencegahannya," kata dr. Fajri kepada MNC Portal, Senin (6/6/2022).
Baca Juga: Dokter Pastikan Cacar Monyet Tidak Menular Lewat Udara
">Mengetahui informasi tersebut, dr. Muhammad Fajri Adda’I, dokter relawan Covid-19 dan edukator kesehatan mengatakan tidak perlu takut atau khawatir secara berlebihan. Menurutnya, masyarakat perlu memahami bagaimana pola penyebaran dari cacar monyet.
Juga memahami bagaimana cara mengatasi atau tindakan pencegahan cacar monyet. Dia menegaskan bahwa cacar monyet tidak mudah menular seperti Covid-19.
"Jadi nggak perlu panik, cukup diketahui saja bagaimana penularan dan pencegahannya," kata dr. Fajri kepada MNC Portal, Senin (6/6/2022).
Baca Juga: Dokter Pastikan Cacar Monyet Tidak Menular Lewat Udara
"Jadi perlu dipahami nih soal cacar monyet sebenarnya tidak mudah menular, bila dibandingkan dengan Covid kalau satu ruangan. Bila melakukan sentuhan akan besar penularannya, tapi kalau tidak bersentuhan maka kecil risikonya," jelas dr. Fajri
Dia menambahkan jika menjaga kebersihan tangan, seperti mencuci tangan sesudah melakukan sentuhan dengan orang lain, bentuk salah satu pencegahan.
Sementara atas kasus pertama di Singapura, Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) menjelaskan tujuan dari pelancong tersebut ke Australia.