Balinale 2022 Selesai Digelar, Film Preman Sabet Penghargaan Pilihan Komite
Selasa, 14 Juni 2022 - 13:57 WIB
loading...
A
A
A
Di kategori Film Narasi Panjang dimenangkan Inside a Funeral Hall karya sutradara Ho-hyun Lee (Republik Korea). Inside a Funeral Hall disebut memiliki naskah skenario mengerikan dan mampu memperlihatkan karya penyutradaraan yang mengesankan.
"Menjadikan penonton bisa tetap terlibat secara mendalam terhadap begitu banyak karakter dan cerita sekaligus. Klaustrofobia unik dari pengaturan aula pemakaman dimanfaatkan begitu sempurna. Luar bisa menyeimbangkan emosi, intrik, serta humor yang sangat menghibur," jelas juri.
Balinale juga memberikan penghargaan khusus kepada film DUSK TILL DAWN (Da Boca da Noite Barra do Dia) karya sutradara Tiago Delácio (Brasil). Ada juga Penghargaan Juri Khusus untuk film Mentawai: Soul of the Forest yang disutradarai Joo Peter (Jerman).
"Mentawai mengundang kita memasuki dunia yang belum banyak orang temui. Dunia dengan kecantikan yang luar biasa. Perspektif luar biasa ini dihadirkan seorang penulis dan sutradara berbakat, Joo Peter dari Jerman, yang melalui visualnya mampu memberikan akses ke dunia fisik yang menakjubkan, kosmologi, serta keberanian orang-orang Mentawai sebagai penduduk asli terakhir kepulauan Sumatera," terangnya.
"Menjadikan penonton bisa tetap terlibat secara mendalam terhadap begitu banyak karakter dan cerita sekaligus. Klaustrofobia unik dari pengaturan aula pemakaman dimanfaatkan begitu sempurna. Luar bisa menyeimbangkan emosi, intrik, serta humor yang sangat menghibur," jelas juri.
Balinale juga memberikan penghargaan khusus kepada film DUSK TILL DAWN (Da Boca da Noite Barra do Dia) karya sutradara Tiago Delácio (Brasil). Ada juga Penghargaan Juri Khusus untuk film Mentawai: Soul of the Forest yang disutradarai Joo Peter (Jerman).
"Mentawai mengundang kita memasuki dunia yang belum banyak orang temui. Dunia dengan kecantikan yang luar biasa. Perspektif luar biasa ini dihadirkan seorang penulis dan sutradara berbakat, Joo Peter dari Jerman, yang melalui visualnya mampu memberikan akses ke dunia fisik yang menakjubkan, kosmologi, serta keberanian orang-orang Mentawai sebagai penduduk asli terakhir kepulauan Sumatera," terangnya.
(hri)
Lihat Juga :