Masyarakat Tak Perlu Khawatir Berkurban di Tengah Wabah PMK, Ini Saran Dokter Hewan
Jum'at, 17 Juni 2022 - 23:55 WIB
loading...
Sub Koordinator Kesehatan Masyarakat Veteriner DKI Jakarta, drh. Dian Ariesiana Widiastuti mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir dengan adanya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Foto/Novie Fauziah/MPI
A
A
A
JAKARTA - Sub Koordinator Kesehatan Masyarakat Veteriner DKI Jakarta, drh. Dian Ariesiana Widiastuti mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir dengan adanya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) .
Sebab, kata drh. Dian, virus ini tak menyerang manusia melainkan hanya menyerang hewan ternak seperti sapi, kambing, dan domba.
Maka dari itu, kata dr. Dian, dengan adanya wabah PMK ini diharapkan tidak menyurutkan niat ibadah berkurban dengan hewan-hewan ternak tersebut.
"Karena kurban ini adalah ibadah, maka dari itu dengan ketentuan dan penanganan tertentu kami juga mengedukasi ke DKM, RT/RW, puskesmas, dan lain-lain, bahwa saat pemotongan dan pengolahan daging kurban," ujarnya di Jakarta Pusat, Kamis (17/06/2022).
Baca Juga: Bolehkah Berkurban untuk Orang yang Sudah Wafat?
">Sebab, kata drh. Dian, virus ini tak menyerang manusia melainkan hanya menyerang hewan ternak seperti sapi, kambing, dan domba.
Maka dari itu, kata dr. Dian, dengan adanya wabah PMK ini diharapkan tidak menyurutkan niat ibadah berkurban dengan hewan-hewan ternak tersebut.
"Karena kurban ini adalah ibadah, maka dari itu dengan ketentuan dan penanganan tertentu kami juga mengedukasi ke DKM, RT/RW, puskesmas, dan lain-lain, bahwa saat pemotongan dan pengolahan daging kurban," ujarnya di Jakarta Pusat, Kamis (17/06/2022).
Baca Juga: Bolehkah Berkurban untuk Orang yang Sudah Wafat?
Lebih lanjut, kata drh. Dian, nantinya rumah pemotongan hewan kurban akan diperiksa lebih dulu untuk memastikan, apakah hewan-hewan ternak yang akan dikurbankan itu aman dari virus yang menyebabkan PMK.