Pesan #MadeforEveryFamily Turut Mewakili Mona Ratuliu

Jum'at, 17 Juni 2022 - 14:20 WIB
loading...
Pesan #MadeforEveryFamily Turut Mewakili Mona Ratuliu
Prudential memperluas akses perlindungan bagi keluarga Indonesia melalui peluncuran kampanye #MadeforEveryFamily. / Foto: ist
A A A
JAKARTA - Aktris Mona Ratuliu bersama suaminya, Indra Brasco selalu mengedepankan kebersamaan. Bukan hanya di dalam keluarga inti, tetapi juga di keluarga besarnya.

Menurut Mona, keluarga sudah seharusnya menjadi tonggak utama yang kukuh dan tempat bersandar yang baik bagi orang-orang di dalamnya.

Dia pun mencotohkan ketika keponakannya harus kehilangan ibunya saat masih berusia 2 tahun. Maka, dia dan suaminya pun berupaya sepenuhnya memberikan perlindungan.

Baca juga: Album Terbaru BTS Proof Sukses Bukukan Penjualan Minggu Pertama Tertinggi 2022

"Itu agar keponakan saya dapat tumbuh dan besar dengan baik, di dalam naungan kehangatan keluarga," terang Mona dalam siaran pers Prudential Indonesia, Jumat (17/6/2022).

Artis 40 tahun itu pun merasa pesan kampanye Prential Indonesia dan Prudential Syariah #MadeforEveryFamily sangat mewakili dirinya.

Ya, Prudential memperluas akses perlindungan bagi keluarga Indonesia melalui peluncuran kampanye #MadeforEveryFamily dengan tagline Celebrating Togetherness.

Melalui kampanye tersebut, Prudential memperluas cakupan penerima manfaat dan pertanggungan pada polis asuransinya. Dari yang sebelumnya terbatas pada keluarga inti, kini juga mencakup anggota keluarga besar sedarah, seperti, kakek, nenek, cucu, keponakan dan menantu.

"Dengan memberikan akses bagi anggota keluarga besar untuk bisa saling melindungi, Prudential membantu keluarga Indonesia untuk memperkukuh ketahanan finansial mereka," ujar President Director Prudential Indonesia, Michellina L. Triwardhany.

Selain menanggung keluarga inti, salah satu dinamika yang dihadapi keluarga adalah semakin besarnya kemungkinan anggota keluarga yang masih produktif untuk menanggung biaya kehidupan orang tua mereka.

Financial Coach dan Advisor, Philip Mulyana menyebutkan jika rasio ketergantungan lansia pada usia produktif semakin meningkat dari tahun ke tahun. Data BPS menunjukkan selama 5 tahun terakhir, rasio ketergantungan lansia (usia 60 tahun ke atas) terus meningkat dari 14,02 pada 2017 menjadi 16,76 di tahun 2021.

Baca juga: Cuma di Mister Aladin, Bisa Pilih Jenis Liburan Semaunya Plus Diskon hingga Rp200.000!

"Kedua faktor tersebut contoh semakin pentingnya perlindungan, bukan hanya bagi diri dan keluarga kita, namun juga bagi orang tua maupun saudara kita yang terdekat," pungkas Philip.
(nug)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2216 seconds (11.252#12.26)