alexametrics

Pasien Kanker Berhak Peroleh Layanan Berkualitas Selama Pandemi Covid-19

loading...
Pasien Kanker Berhak Peroleh Layanan Berkualitas Selama Pandemi Covid-19
Sama seperti pasien lainnya, pasien kanker juga memiliki perlindungan hak atas akses pelayanan berkualitas selama masa pandemi Covid-19. / Foto: ilustrasi/NY Times
A+ A-
JAKARTA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa kanker salah satu penyakit kronis yang berisiko menyebabkan komplikasi Covid-19. Kondisi ini membuat pasien kanker khawatir dengan pengobatan di rumah sakit, bahkan menunda pengobatan, seperti kemoterapi atau radiasi dan bisa membuat daya tahan tubuh menurun.

(Baca juga: Bagaimana Imbas Covid-19 terhadap Pasien Kanker)

Di sisi lain, saat ini sumber daya manusia di rumah sakit banyak berfokus pada Covid-19 sehingga membuat pengobatan kanker terabaikan. Padahal, sama seperti pasien lainnya, pasien kanker juga memiliki perlindungan hak atas akses pelayanan berkualitas selama masa pandemi Covid-19.

Adapun hak tersebut dijelaskan Ketua Umum CISC, Aryanthi Baramuli Putri, SH, MH, berupa pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, terjangkau serta memperoleh layanan yang manusiawi, adil, jujur dan tanpa diskriminasi. Pasien kanker juga berhak secara mandiri dan bertanggung jawab menentukan sendiri pelayanan kesehatan yang diperlukan bagi dirinya.



"Suara pasien juga dilibatkan dalam proses kebijakan kesehatan," tegas Aryanthi saat acara Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (24/6).

Hal senada juga diungkapkan PLH Direktur Utama Rumah Sakit Kanker Dharmais, Dr. dr. Nina Kemala Sari, SppD, K-Ger, MPH. Menurut Nina, pasien kanker berhak mendapatkan layanan berkualitas, mulai dari pencegahan, deteksi awal, diagnosis, terapi dan perawatan paliatif. Seluruh pelayanan ini wajib diberikan sesuai standar mulu dan keselamatan fasilitas kesehatan.



"Pada kondisi kenormalan baru Covid-19 ini, upaya perlindungan hak pasien terhadap akses pelayanan berkualitas memerlukan upaya ekstra untuk pasien, pengantar, pengunjung dan pegawai rumah sakit," ungkap Nina.

"Tes PCR SRAS-CoV-2 harus diusulkan untuk semua pasien yang menjalani pembedahan, radioterapi, kemoterapi atau imunoterapi dan idealnya sebelum setiap perawatan atau pengobatan. Prioritas pasien kanker, tiga tingkat prioritas, yaitu tingkat 1 prioritas tinggi, 2 prioritas sedang dan 3 prioritas rendah," paparnya.
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak