Sosialisasi Sadar Wisata di Simalungun dan Toba, Ini Harapan Kemenparekraf
Jum'at, 24 Juni 2022 - 21:32 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Pengembangan SDM Pariwisata, Florida Pardosi mengatakan, selama ini sadar wisata telah lama menjadi landasan pengembangan kepariwisataan dengan pilar utama Sapta Pesona.
"Namun perbedaannya dengan kampanye sadar wisata kali ini adalah program dilakukan secara lengkap, komprehensif, lebih kekinian dan adaptif sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dengan adanya elemen pelayanan prima dan CHSE," paparnya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Simalungun, M Fikri Fanani Damanik berharap para pelaku pariwisata yang telah dididik nantinya dapat menjadi contoh dan inspirasi dalam pengembangan pariwisata desa.
Wilayah Simalungun yang terdiri dari 32 kecamatan, lanjut dia, memperoleh banyak berkah dengan dianugerahi banyak potensi wisata alam yang luar biasa, mulai dari kebun kopi, hingga wilayah perbukitan yang indah dengan pohon-pohon pinus.
Baca juga: Waspada! Kemenkes Ungkap Gejala Omicron BA.4 dan BA.5 Mirip Flu
Sedangkan Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Toba, Rusti Hutapea berharap, dengan adanya edukasi terkait sadar wisata, setiap warga desa yang ada di wilayahnya dapat melayani wisatawan layaknya keluarga. "Mari kita sambut wisatawan itu layaknya tulang dan nan tulang (keluarga)," kata dia.
"Namun perbedaannya dengan kampanye sadar wisata kali ini adalah program dilakukan secara lengkap, komprehensif, lebih kekinian dan adaptif sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dengan adanya elemen pelayanan prima dan CHSE," paparnya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Simalungun, M Fikri Fanani Damanik berharap para pelaku pariwisata yang telah dididik nantinya dapat menjadi contoh dan inspirasi dalam pengembangan pariwisata desa.
Wilayah Simalungun yang terdiri dari 32 kecamatan, lanjut dia, memperoleh banyak berkah dengan dianugerahi banyak potensi wisata alam yang luar biasa, mulai dari kebun kopi, hingga wilayah perbukitan yang indah dengan pohon-pohon pinus.
Baca juga: Waspada! Kemenkes Ungkap Gejala Omicron BA.4 dan BA.5 Mirip Flu
Sedangkan Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Toba, Rusti Hutapea berharap, dengan adanya edukasi terkait sadar wisata, setiap warga desa yang ada di wilayahnya dapat melayani wisatawan layaknya keluarga. "Mari kita sambut wisatawan itu layaknya tulang dan nan tulang (keluarga)," kata dia.
(nug)
Lihat Juga :