Sosialisasi Sadar Wisata di Simalungun dan Toba, Ini Harapan Kemenparekraf
Jum'at, 24 Juni 2022 - 21:32 WIB
loading...
A
A
A
"Desa Wisata menjadi salah satu alternatif destinasi wisata alam yang dapat menghadirkan keunikan, melalui ciri khas produk lokal, atraksi daerah, serta pelayanan berkualitas," lanjutnya.
Dia mengajak seluruh pelaku pariwisata desa untuk mendorong minat wisatawan berkunjung ke desa wisata melalui berbagai pengalaman unik dan atraksi menarik. "Hal ini akan membuka lapangan kerja, peluang usaha baru ekonomi kreatif, dan menjadi alternatif ketahanan pangan, energi dan ekonomi Indonesia," sambungnya.
Dalam kesempatan yang sama, Plt Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan, Frans Teguh menyebutkan, sosialisasi sadar wisata menjadi program strategis di tengah situasi pandemi yang tengah bergerak menuju endemi.
"Kita perlu menata dan memastikan upaya-upaya untuk mewujudkan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan," tegasnya.
Frans menambahkan bahwa kekuatan pariwisata saat ini berada di wilayah pedesaan, sehingga hal paling mendasar dan diperlukan dalam mewujudkan pariwisata berkualitas adalah standar pelayanan sebagai tuan rumah.
Sementara itu, sosialisasi sadar wisata menjadi bagian dari rangkaian kegiatan kampanye sadar wisata yang diinisiasi Kemenparekraf dan didukung Bank Dunia, serta menyasar sebanyak 65 desa wisata pada 2022 dan 90 Desa Wisata di 2023.
Dia mengajak seluruh pelaku pariwisata desa untuk mendorong minat wisatawan berkunjung ke desa wisata melalui berbagai pengalaman unik dan atraksi menarik. "Hal ini akan membuka lapangan kerja, peluang usaha baru ekonomi kreatif, dan menjadi alternatif ketahanan pangan, energi dan ekonomi Indonesia," sambungnya.
Dalam kesempatan yang sama, Plt Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan, Frans Teguh menyebutkan, sosialisasi sadar wisata menjadi program strategis di tengah situasi pandemi yang tengah bergerak menuju endemi.
"Kita perlu menata dan memastikan upaya-upaya untuk mewujudkan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan," tegasnya.
Frans menambahkan bahwa kekuatan pariwisata saat ini berada di wilayah pedesaan, sehingga hal paling mendasar dan diperlukan dalam mewujudkan pariwisata berkualitas adalah standar pelayanan sebagai tuan rumah.
Sementara itu, sosialisasi sadar wisata menjadi bagian dari rangkaian kegiatan kampanye sadar wisata yang diinisiasi Kemenparekraf dan didukung Bank Dunia, serta menyasar sebanyak 65 desa wisata pada 2022 dan 90 Desa Wisata di 2023.
Lihat Juga :