Ini Berbagai Manfaat Vitamin B3 untuk Kesehatan Tubuh
Rabu, 06 Juli 2022 - 13:13 WIB
loading...
A
A
A
3. Menangani Diabetes Tipe 1
Diabetes tipe 1 adalah penyakit autoimun ketika sel tubuh mulai menyerang dan menghancurkan sel-sel pembuat insulin di pankreas.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Diabetic Medicine menunjukkan, niasin dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dan menurunkan risiko diabetes tipe 1 pada anak-anak yang memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit ini.
4. Meningkatkan Fungsi Otak
Niacin bagi otak kita berperan sebagai bagian dari koenzim nicotinamide adenine dinucleotide (NAD) dan nicotinamide adenine dinucleotide phosphate (NADP). Otak membutuhkannya untuk mendapatkan energi dan berfungsi dengan baik.
Kabut otak atau bahkan masalah kejiwaan dianggap dipengaruhi oleh defisiensi atau kekurangan vitamin B3.
Beberapa jenis skizofrenia dapat dibantu diobati dengan niasin. Vitamin ini membantu memperbaiki kerusakan sel-sel otak yang disebabkan oleh kekurangan niasin.
5. Meningkatkan Kesehatan Kulit
Niacin membantu melindungi sel-sel kulit dari kerusakan akibat sinar matahari, bila digunakan baik secara oral (lewat mulut) ataupun dioleskan sebagai lotion.
Tidak hanya itu, manfaat vitamin B3 juga dinilai membantu mencegah beberapa jenis kanker kulit.
Penelitian yang diterbitkan The New England Journal of Medicine meneliti 300 orang yang berisiko tinggi terkena kanker kulit. Mereka diberikan 500 mg nikotinamida (jenis vitamin B3) sebanyak 2 kali sehari.
Hasilnya, mereka yang mengonsumsi vitamin B3 tersebut memiliki risiko kanker kulit non-melanoma yang lebih rendah bila dibandingkan dengan kelompok lain dalam penelitian.
Baca juga: Manfaat Vitamin B Kompleks untuk Kulit Wajah
Kebutuhan Harian Vitamin B3
Kamu bisa mendapatkan vitamin B3 dari makanan atau suplemen. Dosisnya bisa bervariasi tergantung kondisi. Berikut angka kebutuhan vitamin B3 sesuai golongannya menurut National Institutes of Health Office of Dietary Supplements, AS.
- Anak-anak: antara 2-16 miligram setiap hari, tergantung usia
- Pria: 16 miligram setiap hari
- Wanita: 14 miligram setiap hari
- Ibu hamil: 18 miligram setiap hari
- Ibu menyusui: 17 miligram setiap hari
- Asupan harian maksimum untuk orang dewasa dari segala usia: 35 miligram setiap hari
Diabetes tipe 1 adalah penyakit autoimun ketika sel tubuh mulai menyerang dan menghancurkan sel-sel pembuat insulin di pankreas.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Diabetic Medicine menunjukkan, niasin dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dan menurunkan risiko diabetes tipe 1 pada anak-anak yang memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit ini.
4. Meningkatkan Fungsi Otak
Niacin bagi otak kita berperan sebagai bagian dari koenzim nicotinamide adenine dinucleotide (NAD) dan nicotinamide adenine dinucleotide phosphate (NADP). Otak membutuhkannya untuk mendapatkan energi dan berfungsi dengan baik.
Kabut otak atau bahkan masalah kejiwaan dianggap dipengaruhi oleh defisiensi atau kekurangan vitamin B3.
Beberapa jenis skizofrenia dapat dibantu diobati dengan niasin. Vitamin ini membantu memperbaiki kerusakan sel-sel otak yang disebabkan oleh kekurangan niasin.
5. Meningkatkan Kesehatan Kulit
Niacin membantu melindungi sel-sel kulit dari kerusakan akibat sinar matahari, bila digunakan baik secara oral (lewat mulut) ataupun dioleskan sebagai lotion.
Tidak hanya itu, manfaat vitamin B3 juga dinilai membantu mencegah beberapa jenis kanker kulit.
Penelitian yang diterbitkan The New England Journal of Medicine meneliti 300 orang yang berisiko tinggi terkena kanker kulit. Mereka diberikan 500 mg nikotinamida (jenis vitamin B3) sebanyak 2 kali sehari.
Hasilnya, mereka yang mengonsumsi vitamin B3 tersebut memiliki risiko kanker kulit non-melanoma yang lebih rendah bila dibandingkan dengan kelompok lain dalam penelitian.
Baca juga: Manfaat Vitamin B Kompleks untuk Kulit Wajah
Kebutuhan Harian Vitamin B3
Kamu bisa mendapatkan vitamin B3 dari makanan atau suplemen. Dosisnya bisa bervariasi tergantung kondisi. Berikut angka kebutuhan vitamin B3 sesuai golongannya menurut National Institutes of Health Office of Dietary Supplements, AS.
- Anak-anak: antara 2-16 miligram setiap hari, tergantung usia
- Pria: 16 miligram setiap hari
- Wanita: 14 miligram setiap hari
- Ibu hamil: 18 miligram setiap hari
- Ibu menyusui: 17 miligram setiap hari
- Asupan harian maksimum untuk orang dewasa dari segala usia: 35 miligram setiap hari
Lihat Juga :