Ahli Ingatkan Tumbuh Kembang Anak di Masa Pendemi Perlu Perhatian Ekstra
Minggu, 17 Juli 2022 - 12:21 WIB
loading...
A
A
A
"Saya concern karena di masa pandemi Covid ini, kesempatan konsultasi sering terkendala dengan kondisi jumlah kasus, di mana akhirnya rasa khawatir orangtua terhadap risiko penularan, mengurangi kesempatan anak diobservasi dengan optimal," katanya.
Apa yang menjadi perhatian Dokter Tiwi cukup beralasan. Riset Kesehatan Dasar 2018 menyebutkan status vaksinasi dasar anak turun ke angka 57,9% dari 59,2% pada 2013. Begitu pun status gizi buruk dan gizi kurang yang masih berada di angka 17,7%.
Baca Juga: 3 Bekal Dasar Pendukung Tumbuh Kembang Anak, Apa Saja?
Itulah sebabnya, menurut Dokter Tiwi, asupan tambahan, salah satunya makanan cair bernutrisi, menjadi salah satu opsi untuk mengejar ketinggalan berat badan, tinggi badan, maupun gizi anak secara keseluruhan.
"Hari ini juga hadir pasien saya yang lahir dengan berat sekitar 3 kg. Setelah 2 tahun penambahan berat badannya sempat stagnan, tapi hari ini, berat badannya sudah di atas 20 kg, tingginya juga tadi dihitung sudah 124 cm. Itu karena orangtuanya aware dan konsul secara berkala," tutupnya.
Apa yang menjadi perhatian Dokter Tiwi cukup beralasan. Riset Kesehatan Dasar 2018 menyebutkan status vaksinasi dasar anak turun ke angka 57,9% dari 59,2% pada 2013. Begitu pun status gizi buruk dan gizi kurang yang masih berada di angka 17,7%.
Baca Juga: 3 Bekal Dasar Pendukung Tumbuh Kembang Anak, Apa Saja?
Itulah sebabnya, menurut Dokter Tiwi, asupan tambahan, salah satunya makanan cair bernutrisi, menjadi salah satu opsi untuk mengejar ketinggalan berat badan, tinggi badan, maupun gizi anak secara keseluruhan.
"Hari ini juga hadir pasien saya yang lahir dengan berat sekitar 3 kg. Setelah 2 tahun penambahan berat badannya sempat stagnan, tapi hari ini, berat badannya sudah di atas 20 kg, tingginya juga tadi dihitung sudah 124 cm. Itu karena orangtuanya aware dan konsul secara berkala," tutupnya.
(tsa)
Lihat Juga :