Benarkah Virus Cacar Monyet Telah Bermutasi? Ini Penjelasan Dokter
Rabu, 27 Juli 2022 - 17:53 WIB
loading...
A
A
A
Dokter Robert melanjutkan, menurut laporan yang ada sekarang ini, menunjukkan bahwa kalau dibandingkan dengan strain virus pada 2018 bahkan 2019, itu sudah ada 50 titik mutasi baru di strain yang sekarang ini menyebar.
Artinya, virus cacar monyet sudah membelah diri sebanyak 50 kali dibandingkan dari strain virus 4 tahun lalu.
"Ini keniscayaan virus. Secara alami, virus akan membelah dan setiap kali membelah, berpotensi untuk terjadi mutasi," kata dr. Robert.
Karena telah terjadi mutasi, dr. Robert menerangkan bahwa ini juga yang kemudian muncul hipotesis bahwa tampilan klinis virus cacar monyet sekarang bisa agak berbeda dengan tampilan klinis yang ditemukan di Afrika sejak puluhan tahun lalu.
Perbedaan yang cukup berarti itu adalah pada strain virus cacar monyet yang ditemukan di Afrika, gambaran klinisnya antara lain lesi tersebar di banyak lokasi di tubuh. Tapi, kondisi lesi semua sama. Artinya, jika lesi di lengan itu bintil air, maka di tempat lain pun bintil air.
Artinya, virus cacar monyet sudah membelah diri sebanyak 50 kali dibandingkan dari strain virus 4 tahun lalu.
"Ini keniscayaan virus. Secara alami, virus akan membelah dan setiap kali membelah, berpotensi untuk terjadi mutasi," kata dr. Robert.
Karena telah terjadi mutasi, dr. Robert menerangkan bahwa ini juga yang kemudian muncul hipotesis bahwa tampilan klinis virus cacar monyet sekarang bisa agak berbeda dengan tampilan klinis yang ditemukan di Afrika sejak puluhan tahun lalu.
Perbedaan yang cukup berarti itu adalah pada strain virus cacar monyet yang ditemukan di Afrika, gambaran klinisnya antara lain lesi tersebar di banyak lokasi di tubuh. Tapi, kondisi lesi semua sama. Artinya, jika lesi di lengan itu bintil air, maka di tempat lain pun bintil air.
Lihat Juga :