alexametrics

Gap dan Kanye West Kerja Sama Kembangkan Produk Apparal Yeezy

loading...
Gap dan Kanye West Kerja Sama Kembangkan Produk Apparal Yeezy
Koleksi kolaborasi Yeezy milik Kanye West dan Gap direncanakan hadir di toko Gap serta situs belanja Gap.com pada 2021. Foto/ Reuters/Danny Moloshok
A+ A-
JAKARTA - Gap Inc telah melakukan kesepakatan kerja sama dengan Kanye West untuk memproduksi pakaian di bawah label Yeezy. Kerja sama ini direncanakan berjalan untuk 10 tahun ke depan.

Menyasar konsumen dari kalangan muda, koleksi kolaborasi Yeezy-Gap yang mencakup hoody, basic, t-shirt, dan jogger, direncanakan hadir di toko Gap dan situs belanja Gap.com pada 2021.

Perwakilan kedua belah pihak tidak menyebut detail kesepekatan keuangan di antara mereka, tapi juru bicara Gap mengatakan bahwa Yeezy akan menerima royalti dan keuntungan dari hasil penjualan koleksi mereka. Sementara pihak Yeezy mengklaim, brand-nya memiliki nilai aset USD2,9 miliar. (Baca Juga: Berkolaborasi, Disney dan Adidas Luncurkan Sepatu Bertema Goofy)



Brand sportswear Adidas sebelumnya juga sudah berpartner dengan West untuk menjual alas kaki Yeezy yang didesain oleh suami Kim Kardashian itu.

Yang menarik, saat masih remaja, West diketahui pernah bekerja di toko Gap yang ada di Kota Chicago.

"Kami sangat senang menyambut Kanye kembali ke keluarga besar Gap," kata Mark Breitbard, Gap Brand Global Head, seperti dikutip dari laman Channel News Asia.

Breitbard menilai West seorang creative visionary, yang akan membangun brand-nya menjadi lebih besar bersama Gap.

Informasi soal kolaborasi yang disampaikan lewat akun Twitter West ini menjadi trending di media sosial kemarin. Respons positif yang sama didapatkan Gap, yang sejak awal Maret mengalami kelesuan penjualan. (Baca Juga: Reclays, Brand Lokal Busana Inovatif di Era Normal Baru)

Gap Inc yang berbasis di San Francisco menaungi label seperti Banana Republic, Athleta, dan Old Navy. Label ini sempat menutup beberapa tokonya selama masa pandemi. Toko Gap di seluruh Amerika Utara sudah berjumlah 2.800 unit.
(tsa)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak