Atasi Kebotakan, Piyu Padi Jalani Transplantasi Rambut
Minggu, 07 Agustus 2022 - 04:40 WIB
loading...
A
A
A
Piyu akhirnya memastikan untuk melakukan transplantasi rambut dan memilih Farmanina Aesthetic & Hair Clinic untuk membantu mengatasi masalah kebotakan yang ia alami. Piyu berharap masalah rambutnya dapat selesai, sehingga dapat beraktivitas dengan rasa percaya diri.
“Jadi saya rasa ini sudah keputusan saya yang paling-paling tepat, yaitu dengan melakukan transplantasi rambut. Supaya nanti rambut saya bisa panjang lagi, bisa gondrong lagi dan menambah kepercayaan diri lagi karena dengan begitu saya nggak perlu memakai topi,” ujarnya.
Pada tindakan transplantasi rambut ini, Piyu ditangani oleh dr Farmanina, M.Bio (AAM) dan tenaga-tenaga ahli lain. Sebagai pemilik Farmanina Aesthetic & Hair Clinic, dr Farmanina telah menangani ribuan pasien transplantasi rambut dengan menggunakan metode DHI (Direct Hair Implantation) Medical Group sejak 2016 dan terbukti memberikan hasil yang sangat baik.
“DHI ini sekarang teknik yang terbaru dan terbaik. Tingkat keberhasilannya lebih tinggi, sekitar 97 persen. Kenapa lebih tinggi? Karena setiap folikel kita pilih yang bagus baru kita tanamkan. Kalau konsep lama keberhasilannya hanya sekitar 50-60 persen saja,” jelas dr Farmanina.
Terkait transplantasi rambut, dr Farmanina menambahkan bahwa ini bukan operasi. Proses yang dilakukan dalam transplantasi rambut kepada pasien adalah teknik memindahkan jaringan dan akar rambut ke daerah yang terjadi kebotakan.
“Jadi saya rasa ini sudah keputusan saya yang paling-paling tepat, yaitu dengan melakukan transplantasi rambut. Supaya nanti rambut saya bisa panjang lagi, bisa gondrong lagi dan menambah kepercayaan diri lagi karena dengan begitu saya nggak perlu memakai topi,” ujarnya.
Pada tindakan transplantasi rambut ini, Piyu ditangani oleh dr Farmanina, M.Bio (AAM) dan tenaga-tenaga ahli lain. Sebagai pemilik Farmanina Aesthetic & Hair Clinic, dr Farmanina telah menangani ribuan pasien transplantasi rambut dengan menggunakan metode DHI (Direct Hair Implantation) Medical Group sejak 2016 dan terbukti memberikan hasil yang sangat baik.
“DHI ini sekarang teknik yang terbaru dan terbaik. Tingkat keberhasilannya lebih tinggi, sekitar 97 persen. Kenapa lebih tinggi? Karena setiap folikel kita pilih yang bagus baru kita tanamkan. Kalau konsep lama keberhasilannya hanya sekitar 50-60 persen saja,” jelas dr Farmanina.
Terkait transplantasi rambut, dr Farmanina menambahkan bahwa ini bukan operasi. Proses yang dilakukan dalam transplantasi rambut kepada pasien adalah teknik memindahkan jaringan dan akar rambut ke daerah yang terjadi kebotakan.
Lihat Juga :