Viral! Ibu Bermobil Mewah Curi Cokelat di Minimarket Dikaitkan dengan Kleptomania, Apa Itu?

Senin, 15 Agustus 2022 - 13:48 WIB
loading...
Viral! Ibu Bermobil Mewah Curi Cokelat di Minimarket Dikaitkan dengan Kleptomania, Apa Itu?
Viral di media sosial, ibu bermobil mewah mencuri cokelat di minimarket. Setelah ketahuan mengambil, perempuan tersebut bukannya minta maaf, justru mangancam. Foto/Instagram @lambe_turah
A A A
JAKARTA - Viral di media sosial , ibu bermobil mewah mencuri cokelat di minimarket. Setelah ketahuan mengambil cokelat, perempuan tersebut bukannya minta maaf, justru mangancam sang karyawan minimarket.

Sambil menggandeng pengacara, perempuan itu mengancam karyawan tersebut dengan UU ITE. Dia juga memaksa karyawan tersebut meminta maaf. Aksi perempuan tersebut pun ramai dikomentari netizen.

Dikutip dari akun Instagram @lambe_turah, Senin (15/8/2022) banyak netizen mengaitkan sikap perempuan tersebut dengan klepto atau kleptomania .

"Susah kalau udah penyakit. Kleptomania," kata netizen.

Baca Juga: Hotman Paris Siap Dampingi Pegawai Alfamart yang Diancam UU ITE: Jangan Minta Maaf

"Mungkin dia klepto," tulis netizen.

Dilansir dari Mayo Clinic, kleptomania adalah ketidakmampuan berulang untuk menahan dorongan untuk mencuri barang-barang yang biasanya tidak terlalu Anda butuhkan dan yang biasanya bernilai kecil.

Kleptomania adalah gangguan kesehatan mental yang langka, namun serius yang dapat menyebabkan banyak rasa sakit emosional pada Anda dan orang yang Anda cintai jika tidak diobati.

Kleptomania juga merupakan gangguan kontrol impuls. Ini merupakan gangguan yang ditandai dengan masalah dengan kontrol diri emosional atau perilaku. Jika memiliki gangguan kontrol impuls, Anda mengalami kesulitan menahan godaan atau dorongan untuk melakukan tindakan yang berlebihan atau berbahaya bagi Anda atau orang lain.

Baca Juga: Tangkap Basah Emak-emak Curi Cokelat, Pegawai Alfamart Malah Terancam UU ITE

Banyak orang dengan kleptomania menjalani kehidupan dengan rasa malu yang tersembunyi karena mereka takut untuk mencari perawatan kesehatan mental. Meskipun tidak ada obat untuk kleptomania, pengobatan dengan pengobatan atau terapi bicara (psikoterapi) dapat membantu mengakhiri siklus pencurian kompulsif.

Adapun gejala kleptomania meliputi ketidakmampuan untuk menahan dorongan kuat untuk mencuri barang yang tidak Anda butuhkan, merasakan peningkatan ketegangan, kecemasan, atau gairah yang mengarah pada pencurian.

Selain itu, mereka yang mengalami kleptomania juga merasakan kesenangan, kelegaan atau kepuasan saat mencuri, merasa sangat bersalah, menyesal, membenci diri sendiri, malu atau takut ditangkap setelah pencurian serta kembalinya dorongan dan pengulangan siklus kleptomania.
(dra)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1844 seconds (11.252#12.26)