4 Jajanan Pasar yang Mengandung Kolesterol, Nomor 3 Favorit Banyak Orang
Rabu, 17 Agustus 2022 - 14:31 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini dikarenakan, cara mengolah makanan tersebut, yaitu dengan mencelupkan makanan ke dalam minyak panas (deep fry). Seperti diketahui, cara memasak ini merupakan sebuah metode yang membuat makanan terpapar minyak dalam jumlah banyak.
Sehingga tak heran jika mengakibatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam makanan bertambah banyak. Apabila dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan penyakit jantung dan stroke.
"Beberapa contoh jajanan pasar yang diolah dengan cara tersebut, antara lain cireng, combro, bakwan, kroket, risoles, serta gorengan tahu atau tempe. Anda tentu sudah mengenal makanan-makanan tersebut," ungkapnya, seperti dikutip dari laman kesehatan klikdokter.
4. Kerupuk
Bukan hanya gorengan, kerupuk juga mengandung kolesterol yang cukup tinggi di dalamnya. Masih dalam laman kesehatan yang sama, kandungan lemak dalam kerupuk meningkat menjadi 20-30 kali lipat. Ini tergantung pada bahan yang digunakan dalam pembuatannya, serta cara menggorengnya.
Baca juga: Top 5 Lauk yang Indonesia Banget untuk Rayakan Kemerdekaan!
Oleh karena itu, kerupuk yang dikonsumsi secara berlebihan dikhawatirkan akan dapat meningkatkan kadar lemak jahat di dalam tubuh Anda. Jadi nikmati seperlunya saja, jangan sampai mencapai ambang batas anjuran, ya.
Sehingga tak heran jika mengakibatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam makanan bertambah banyak. Apabila dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan penyakit jantung dan stroke.
"Beberapa contoh jajanan pasar yang diolah dengan cara tersebut, antara lain cireng, combro, bakwan, kroket, risoles, serta gorengan tahu atau tempe. Anda tentu sudah mengenal makanan-makanan tersebut," ungkapnya, seperti dikutip dari laman kesehatan klikdokter.
4. Kerupuk
Bukan hanya gorengan, kerupuk juga mengandung kolesterol yang cukup tinggi di dalamnya. Masih dalam laman kesehatan yang sama, kandungan lemak dalam kerupuk meningkat menjadi 20-30 kali lipat. Ini tergantung pada bahan yang digunakan dalam pembuatannya, serta cara menggorengnya.
Baca juga: Top 5 Lauk yang Indonesia Banget untuk Rayakan Kemerdekaan!
Oleh karena itu, kerupuk yang dikonsumsi secara berlebihan dikhawatirkan akan dapat meningkatkan kadar lemak jahat di dalam tubuh Anda. Jadi nikmati seperlunya saja, jangan sampai mencapai ambang batas anjuran, ya.
(nug)
Lihat Juga :