Genre Horor Dominasi Perfilman Indonesia Pascapandemi Covid-19

Rabu, 31 Agustus 2022 - 20:19 WIB
loading...
Genre Horor Dominasi...
CEO MNC Pictures Titan Hermawan menjadi narasumber dalam Podcast Aksi Nyata yang digelar secara daring lewat live Instagram @partaiperindo, Rabu (31/8/2022).. Foto/Tangkap Layar YouTube Partai Perindo
A A A
JAKARTA - Industri film di Indonesia saat ini menghadapi sejumlah tantangan setelah sempat mengalami pasang surut di era pandemi Covid-19. Salah satu tantangan tersebut yakni tuntutan keragaman konten.

CEO MNC Pictures Titan Hermawan mengungkapkan, sebelum pandemi Covid-19 industri perfilman Indonesia sempat mengalami kejayaan dengan beragam genre yang ditawarkan mulai percintaan, action, thriller, hingga family.

Namun, pascapandemi Covid-19, genre dalam industri film Indonesia hanya “main aman” dengan berkutat di genre horor. Titan menilai, salah satu faktornya adalah karena penonton yang kini ingin kembali merasakan suasana yang tak monoton setelah lama tidak menikmati film di bioskop.

“Sekarang ini kan penonton kebanyakan didominasi oleh gen Z dan millenial. Jadi biasanya mereka datang ke bioskop rame-rame untuk cari suasana nonton yang menegangkan atau ingin mendapatkan efek jumpscare dari film horor misalnya,” ujar Titan dalam Podcast Aksi Nyata secara daring lewat live Instagram @partaiperindo, Rabu (31/8/2022).

Baca Juga: Podcast Aksi Nyata Ungkap Alasan Film Indonesia Sulit Go International

Titan melanjutkan, meskipun pascapandemi industri perfilman Indonesia mulai bangkit dan mencoba kembali menawarkan genre-genre yang beragam, nyatanya film bergenre horror masih menggaet banyak penonton.

“Bahkan kesuksesan genre film horor di Indonesia kini bisa dilihat dari jumlah penontonnya yang mengalahkan penonton film-film Hollywood saat ini,” lanjutnya.

Tak heran jika genre film horor saat ini masih mendominasi layar lebar Indonesia, paling tidak dalam periode pemulihan pascapandemi Covid-19. “Dengan kata lain, genre dalam film dapat diartikan sebagai kategori yang didasarkan pada kesamaan pada narasi atau emosi yang mungkin dialami oleh penonton,” tuturnya.

“Dalam perspektif yang lebih sempit, film Indonesia lebih banyak memilih genre untuk dipakai membaca keragaman konten sehingga menjadikan ini lebih problematis, entah mungkin ada beberapa alasan di baliknya,” lanjut Titan.

Menurut Titan, hal inilah yang menjadikan kualitas suatu film dirasa layak atau tidak untuk dipilih dan ditonton khalayak penyuka film.

Namun, menurut dia, pada dasarnya kualitas film di Indonesia harus dilihat dari berbagai sudut pandang yang ada. Entah dari jumlah dan reaksi penontonnya ataupun muatan konten yang disajikan dalam suatu film dan tak semata-mata mengandalkan promosi yang penuh gimmick.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Viral Pemikat...
Kisah Viral Pemikat Jiwa di X Diangkat ke Layar Lebar, Cerita Cinta Berujung Petaka
Jirayut Debut Akting...
Jirayut Debut Akting di Film Cek Kodham, Akui Sempat Tak Percaya Diri
Industri Perfilman Indonesia...
Industri Perfilman Indonesia Masuki Era Baru Pendanaan Digital, Puluhan Proyek Film Siap Dikembangkan
Didukung BNN, Sarah...
Didukung BNN, Sarah Sechan Cegah Narkotika Masuk Dunia Anak lewat Film Maju
Berangkat dari Kisah...
Berangkat dari Kisah Viral, Cerita Lila Menjelma Jadi Horor Layar Lebar
Lagu-lagu Sheila On...
Lagu-lagu Sheila On 7 Jadi Jembatan Emosi di Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis
Jro Bima, Memperluas...
Jro Bima, Memperluas Pengabdian untuk Bali lewat Jalur Politik
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Rekomendasi
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
Berita Terkini
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
5 Artis yang Ramaikan...
5 Artis yang Ramaikan HYROX Jakarta 2026, Luna Maya hingga Cinta Laura
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Utamakan Sepatu Sekolah yang Nyaman dan Awet
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
Awkarin Penuhi Panggilan...
Awkarin Penuhi Panggilan Polisi, Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved